Amerika Cabut Larangan Terbang ke Israel

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Petugas pemadam kebakaran mencari para korban yang meninggal ataupun luka akibat serangan Israel selama gencatan senjata sementara selama dua jam di Shijaiyah, Gaza (24/7). Otoritas Mesir dibantu Amerika Serikat, menjadi mediator antara Israel dan Hamas dalam upaya gencatan senjata di Gaza. AP/Khalil Hamra

    Petugas pemadam kebakaran mencari para korban yang meninggal ataupun luka akibat serangan Israel selama gencatan senjata sementara selama dua jam di Shijaiyah, Gaza (24/7). Otoritas Mesir dibantu Amerika Serikat, menjadi mediator antara Israel dan Hamas dalam upaya gencatan senjata di Gaza. AP/Khalil Hamra

    TEMPO.CO, Washington - Badan Pengelola Amerika Serikat (FAA) mencabut larangan terbang dari dan ke Ibukota Israel, Tel Aviv, pukul 23.45 Rabu malam, 23 Juli 2014.

    Larangan itu sempat berlaku 36 jam setelah sebuah roket mendarat sekitar satu mil dari bandara terbesar Israel, Ben Gurion. “FAA bekerja sama dengan pemerintah menilai situasi keamanan di Israel dan mengkaji informasi-informasi terbaru yang diambil pemerintah Israel untuk memitigasi potensi risiko penerbangan sipil,” kata badan tersebut dalam pernyataannya.

    Selain Amerika Serikat sejumlah penerbangan internasional juga menghentikan penerbangan ke Tel Aviv, kemarin. Antara lain maskapai dari Kanada, Jerman, Italia dan Prancis. Hanya maskapai Israel El Al yang tetap beroperasi. Belum jelas apakah maskapai penerbangan Eropa itu juga akan kembali beroperasi. “Eropa hanya mengikuti keputusan Amerika,” kata Gadi Regev, Kepala Staf Otoritas Penerbangan Sipil Israel.

    American Airlines yang bergabung dengan US Airways mengatakan mereka akan segera mengoperasikan penerbangan US Airways antara Philadelphia dan Tel Aviv jika diizinkan oleh FAA. Bahkan sebelum larangan FAA diumumkan Selasa lalu, maskapai Amerika mulai membatalkan penerbangan dari dank e Israel.

    Penerbangan Delta Airlines membawa 290 penumpang dari New York ke Tel Aviv dialihkan ke Paris setelah penemuan roket dekat Bandara Ben Gurion. Setelah itu, Delta mengumumkan penangguhan seluruh layanan dari dank e Tel Aviv. United Airlines dan US Airways menyusul langkah itu. United, yang mengoperasikan dua penerbangan dari Newark ke Tel Aviv menghentikan operasi hingga pemberitahuan selanjutnya.

    Sementara itu Israel masih terus menggempur Gaza. Korban dari pihak Palestina mencapai 700 orang. Gencatan senjata masih sulit disepakati meski seruan dari banyak pihak kian gencar, terutama mengingat kondisi kemanusiaan. Israel mengatakan perlu waktu lebih panjang untuk menumpas cadangan roket dan terowongan lintas perbatasan di Jalur Gaza, sedangkan Hamas menuntut agar blokade dicabut.

    REUTERS | WASHINGTON POST | NATALIA SANTI

    Topik terhangat:
    MH17 | Pemilu 2014 | Ramadan 2014 | Tragedi JIS | Hasil Pilpres 2014

    Berita terpopuler lainnya:|
    Calon Menteri Kabinet Jokowi-JK Mulai Beredar
    Hacker Cina Manipulasi Suara Golput di Pilpres? 
    Pemain Voli Ini Lebih Pantas Jadi Model


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Demo Revisi UU KPK Berujung Rusuh, Ada 1.365 Orang Ditangkap

    Demonstrasi di DPR soal Revisi UU KPK pada September 2019 dilakukan mahasiswa, buruh, dan pelajar. Dari 1.365 orang yang ditangkapi, 179 ditahan.