50 Warga Prancis Hilang di Insiden Air Algerie

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Mode airplane

    Mode airplane

    TEMPO.CO, Ougadougou - Ada 50 warga negara Prancis dalam daftar penumpang penerbangan pesawat Air Algerie yang dinyatakan hilang, seperti dikutip Reuters, Kamis, 24 Juli 2014. Perwakilan maskapai menggelar konferensi pers di Burkina Faso.

    Menteri Transportasi Burkina Faso, Jean Bertin Oudrago mengatakan Air Algerie dijadwalkan terbang dari Ougadougou, Burkina Fasi menuju Aljazair. Namun pada pukul 01.38 GMT, pesawat meminta pengalihan rute karena adanya badai. (Baca juga: Pesawat Air Algerie Hilang Kontak)

    Pesawat Air Algerie dengan rute penerbangan dari Ouagadougou di Burkina Faso menuju Aljzair hilang kontak, seperti dikutip Reuters, Kamis, 24 Juli 2014. Pesawat ini membawa 110 penumpang dan enam awak. Kantor berita Aljazair, APS, dan sebuah perusahaan maskapai penerbangan Spanyol mengeluarkan pernyataan itu.

    APS menyebut pesawat dengan nomor penerbangan AH 5017 tersebut hilang kontak satu jam setelah lepas landas dari Burkina Faso. Perusahaan maskapai swasta Spanyol, Swiftair menyatakan tidak ada kontrak dengan pesawat jenis MD-83 yang dioperasikan Air Algerie ini. (Baca juga: Dua Jet Ukraina Ditembak Tak Jauh dari Lokasi MH17)

    Dalam situs resmi perusahaan itu, pesawat Air Algerie dengan nomor penerbangan AH 5017 itu berangkat dari Burkina Faso pada 01.17 GMT dan dijadwalkan tiba di Aljazair pada 05.10 GMT. Nyatanya, pesawat tidak pernah sampai di tujuan.

    Seorang pejabat penerbangan Aljazair mengatakan kontrak terakhir terjadi pada pukul 01.55 GMT saat pesawat melintasi Gao, Mali. Pejabat penerbangan di Burkina Faso telah menyerahkan pengawasan kepada menara di Niamey, Nigeria pada 01.38 GMT atau 01.38 waktu setempat. Kontak terakhir tercatat sesaat setelah pukul 03.30 GMT atau 04.30 waktu setempat. (Baca juga: Data Kotak Hitam MH17 Masih Utuh)

    Pemerintah Burkina Faso mendirikan unit krisis di Bandara Ougadougou untuk menyediakan informasi bagi keluarga penumpang. Seorang diplomat Mali di ibukota Bamako mengatakan badai pasir yang dasyat melanda wilayah utara negara itu, yang merupakan jalur penerbangan Air Algerie. 

    REUTERS | MARIA YUNIAR

    Berita lainnya:

    ISIS Usir Orang Kristen dengan Cara Ini 
    Cerita Jokowi Laris di Media Internasional 
    Rusia Edit Isi Wikipedia Soal Kecelakaan MH17


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Eliud Kipchoge Tak Pecahkan Rekor Dunia Marathon di Ineos 1:59

    Walau Eliud Kipchoge menjadi manusia pertama yang menempuh marathon kurang dari dua jam pada 12 Oktober 2019, ia tak pecahkan rekor dunia. Alasannya?