Dalam Sepekan, Cina Diterjang Dua Topan

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Nelayan ikatkan tali pengait ke dermaga untuk antisipasi kapalnya terbawa angin Topan Matmo di pantai timur Keelung, Taiwan, 22 Juli 2014. (AP/Wally Santana)

    Nelayan ikatkan tali pengait ke dermaga untuk antisipasi kapalnya terbawa angin Topan Matmo di pantai timur Keelung, Taiwan, 22 Juli 2014. (AP/Wally Santana)

    TEMPO.COBeijing – Belum pulih dari hantaman Topan Rammasun, kini Cina kembali diterjang Topan Matmo, yang juga melanda Taiwan. Topan juga  menjadi penyebab kecelakaan TransAsia Airways di Pulau Penghu dan menewaskan 48 jiwa. (Baca: TransAsia Airways Jatuh di Taiwan, 48 Tewas)

    Menurut laporan Xinhua, Topan Matmo mulai menguat di pesisir timur Cina pada Selasa kemarin, sedangkan Rammasun menghantam di wilayah selatan.  Menurut Pusat meteorologi Nasional, Matmo berembus dengan kecepatan 119 kilometer per jam menuju Provinsi Fujian yang padat penduduk.

    Pihak berwenang telah memerintahkan kapal nelayan untuk kembali ke pelabuhan dan meningkatkan patroli untuk mengantisipasi kemungkinan banjir.

    Topan  melemah pada Rabu malam dan bergerak ke arah Taiwan. Namun, hujan deras masih memengaruhi sejulah wilayah di Shanghai dan Provinsi Jiangsu.

    Sementara itu, masyarakat Guangdong dan Hainan yang berada di sebelah selatan Cina masih membersihkan puing-puing hasil amukan Topan Rammasun. Sebanyak 56 orang tewas akibat topan yang sebelumnya juga menghantam wilayah Filipina ini. (Baca: Badai Rammasun Lumpuhkan Manila)

    ANINGTIAS JATMIKA | XINHUA

    Terpopuler
    Cerita Jokowi Laris di Media Internasional 
    PBB Temukan Roket Hamas di Bangunan Sipil 
    Mosul Tak Lagi Ramah untuk Orang Kristen  

     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kontroversi Nike ZoomX Vaporfly yang Membantu Memecahkan Rekor

    Sejumlah atlet mengadukan Nike ZoomX Vaporfly kepada IAAF karena dianggap memberikan bantuan tak wajar kepada atlet marathon.