Dua Jet Ukraina Ditembak Tak Jauh dari Lokasi MH17

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Reruntuhan pesawat tempur SU-25 Frogfoot milik Ukraina yang ditembak jatuh milisi pro-Rusia di Ukraina Timur. youtube.com

    Reruntuhan pesawat tempur SU-25 Frogfoot milik Ukraina yang ditembak jatuh milisi pro-Rusia di Ukraina Timur. youtube.com

    TEMPO.CO, Kiev – Dua jet tempur Ukraina dilaporkan ditembak jatuh pada Rabu, 23 Juli 2014, di atas wilayah yang dikuasai pemberontak di Ukraina timur, tak jauh dari tempat Malaysia Airlines MH17 ditembak jatuh pada Kamis pekan lalu.

    “Mereka ditembak jatuh dengan sangat profesional. Teroris (separatis pro-Rusia) tidak memiliki kemampuan seprofesional itu,” kata Andriy Lysenko, juru bicara Dewan Keamanan Ukraina, seperti dikutip Reuters.

    Ukraina menyatakan jet militer ini ditembak jatuh dari ketinggian 2.500 meter dengan rudal yang, menurut informasi awal, diluncurkan dari Rusia. Namun separatis pro-Rusia telah mengklaim mereka sendirilah yang menembak dua jet berjenis SU-25 Frogfoot itu. (Baca: Rusia: Jet Tempur Ukraina Ikuti MH17)

    Separatis pro-Rusia terus melancarkan aksi untuk melepaskan wilayahnya dari Ukraina dan mendirikan Republik Rakyat Donetsk. Ukraina dan sekutu Barat menuduh Rusia mendukung pemberontakan separatis tersebut, termasuk menyediakan pejuang, senjata, dan pendanaan. Namun Rusia terus membantah tuduhan itu.

    Pada Kamis pekan lalu, pesawat Malaysia Airlines MH17 yang terbang dari Amsterdam menuju Kuala Lumpur juga ditembak jatuh di wilayah ini. Ukraina dan sejumlah negara dunia menuduh separatis sebagai pelakunya. Namun Rusia menuding balik Ukraina. Hingga saat ini, masih terus dilakukan penyelidikan terhadap kecelakaan yang menewaskan 298 orang ini. (Baca: MH17 Dihantam Buk, Ini Percakapan Milisi dan Rusia)

    ANINGTIAS JATMIKA | REUTERS

    Terpopuler

    ISIS Usir Orang Kristen dengan Cara Ini 
    Cerita Jokowi Laris di Media Internasional 
    Rusia Edit Isi Wikipedia Soal Kecelakaan MH17  

     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Proyek Infrastruktur, 17 Kepala Daerah Ditangkap dalam 2 Tahun

    Sejak berdiri pada 2002 hingga sekarang, Komisi Pemberantasan Korupsi telah menangkap 121 kepala daerah terkait kasus proyek infrastruktur.