Laman Wikipedia PM Israel Ada Bendera Palestina  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Benjamin Netanyahu. REUTERS/David Buimovitch

    Benjamin Netanyahu. REUTERS/David Buimovitch

    TEMPO.CO, Jakarta - Sikap Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu yang memerintahkan untuk terus menggempur Jalur Gaza tanpa mempedulikan keselamatan warga sipil Palestina membuat pengguna Internet ikut geram. Mereka mengubah laman Wikipedia dari hasil pencarian Netanyahu dengan bendera Palestina di bagian informasi identitas PM Netanyahu. (Baca: Netanyahu Perintahkan Serangan Lebih Intensif ke Gaza)

    "Informasi biografis pada halaman Wikipedia Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu sempat diganti dengan gambar besar bendera Palestina pada Selasa sore," tulis situs Times, Rabu, 23 Juli 2014.

    Bendera Palestina tampil di halaman Wikipedia PM Netanyahu selama satu jam. Times menulis, setiap pengunjung Wikipedia memang bisa mengubah dan mengedit halaman di ensiklopedia online gratis ini. Namun catatan setiap perubahan di halaman bisa dengan cepat diedit kembali seperti semula jika editor Wikipedia atau bahkan pengguna lain melakukannya. (Baca: Israel Hancurkan Lima Masjid di Gaza, 7 Tewas)

    Sementara itu, Israel juga sedang dihantui teror yang dilakukan oleh peretas AnonGhost. Peretas ini melakukan serangan DoS atau denial of service dengan kode #OpSaveGaza untuk melumpuhkan server ataupun jaringan Internet di Israel. (Baca: Peretas AnonGhost Retas Jutaan Situs Israel)

    Peretas melakukan serangan ini untuk mengkampanyekan "Israhell", yang bertujuan memperlihatkan kekejaman militer Israel di Jalur Gaza. Mereka berhasil membobol jutaan situs resmi atau pemerintahan pada Jumat 12 Juli lalu.

    RINDU P. HESTYA | TIMES

    Berita Lain:
    Kekejaman Politikus Cantik Israel pada Rakyat Gaza 
    MH17 Jatuh, Ini Tuntutan Dubes Indonesia di PBB
    Milisi ISIS Kuasai Gereja Tertua di Irak


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Proyek Infrastruktur, 17 Kepala Daerah Ditangkap dalam 2 Tahun

    Sejak berdiri pada 2002 hingga sekarang, Komisi Pemberantasan Korupsi telah menangkap 121 kepala daerah terkait kasus proyek infrastruktur.