PM Najib 'Tundukkan' Milisi Pro-Rusia  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Wakil Kepala Pemantau OSCE, Alexander Hug (kanan), melihat kantong-kantong jenazah penumpang pesawat Malaysia Airlines MH17 di kereta berpendingin di Torez, Ukraina, 21 Juli 2014. Brendan Hoffman/Getty Images

    Wakil Kepala Pemantau OSCE, Alexander Hug (kanan), melihat kantong-kantong jenazah penumpang pesawat Malaysia Airlines MH17 di kereta berpendingin di Torez, Ukraina, 21 Juli 2014. Brendan Hoffman/Getty Images

    TEMPO.CO, Kuala Lumpur - Perdana Menteri Malaysia Najib Razak mengatakan dalam konferensi pers bahwa pihaknya berhasil membuat kesepakatan dengan milisi pro-Rusia di Ukraina, tempat MH17 jatuh Kamis lalu. Kesepakatan ini meliputi pengembalian jenazah, kotak hitam, dan membuka akses untuk penyelidik internasional untuk melakukan investigasi.

    "Saya telah berbicara dengan pemimpin milisi Alexander Borodei dan telah membentuk tiga kesepakatan utama," kata Najib, seperti dilaporkan TIMES, Senin, 21 Juli 2014.

    Menurut perjanjian mereka, perwakilan Belanda dan Malaysia menemani jenazah penumpang yang akan dipindahkan ke Kharkiv dengan kereta lalu diterbangkan ke Amsterdam. Sedangkan jenazah penumpang Malaysia akan dipulangkan ke negeri asalnya. (Baca: 200 Kantong Jenazah MH17 Diterbangkan ke Belanda)

    Selain itu, Razak mengatakan Borodei juga setuju untuk membiarkan tim peneliti Malaysia untuk menerima dua kotak hitam dan menjamin akses tim penyelidik internasional yang independen ke lokasi kecelakaan.

    "Sementara kesepakatan ini tentatif, ada pekerjaaan yang harus tetap dilakukan yang bergantung pada komunikasi yang tidak boleh putus dengan itikad baik. Saya meminta semua orang bisa bekerja sama untuk menghormati kesepakatan ini," kata Najib. (Baca: Polri akan Kirim Ahli DNA ke Ukraina)

    RINDU P. HESTYA | TIMES

    Berita Lain:
    iPad Milik Korban MH17 Kirim Pesan ke Keluarga
    Intelijen AS Beberkan Temuan Soal Jatuhnya MH17
    Jatuhnya MH17 Tewaskan 20 Keluarga Sekaligus


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Modus Sejumlah Kepala Daerah dan Pejabat DPD Cuci Uang di Kasino

    PPATK menyingkap sejumlah kepala daerah yang diduga mencuci uang korupsi lewat rumah judi. Ada juga senator yang melakukan modus yang sama di kasino.