Kebakaran Hutan Washington Hanguskan 100 Rumah

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Sejumlah pemadam kebakaran berusaha memadamkan api yang membakar hutan, Jumat 18 Juli 2014, di Winthrop, Washington, Amerika Serikat. AP/Elaine Thompson

    Sejumlah pemadam kebakaran berusaha memadamkan api yang membakar hutan, Jumat 18 Juli 2014, di Winthrop, Washington, Amerika Serikat. AP/Elaine Thompson

    TEMPO.COWashington – Api semakin membesar melalap hutan di wilayah utara tengah Washington pada Sabtu, 19 Juli 2014. Penutupan jalan dan evakuasi besar-besaran telah dilakukan pemerintah setempat untuk menghindari korban jiwa.

    Mengutip laporan Associated Press hari ini, kebakaran ini dimulai pada Jumat kemarin. Saat itu, api melalap wilayah 260 mil persegi hutan tersebut. Dan pada Sabtu pagi waktu setempat, kebakaran meluas hingga 340 mil persegi.

    Cuaca panas dan kering menjadi penyebabnya. Ditambah lagi, angin yang begitu kencang membuat kebakaran dengan mudah meluas dan memicu terbentuknya petir api. (Baca: Api Unggun Picu Kebakaran Hutan di Los Angeles)

    Tidak ada korban jiwa dilaporkan. Hanya ada beberapa korban luka ringan dan memar.  Sementara itu, sekitar 100 rumah warga di Pateros luluh lantak akibat kebakaran ini. (Foto: Kebakaran Hutan Washington Hanguskan Seratus Rumah)

    Sejumlah satuan unit pemadam kebakaran dari New Meksiko, Utah, dan Wyoming turut diterjunkan untuk membantu memadamkan api. Departemen Militer juga menyiagakan 100 tentara Garda Nasional. Sementara itu, pesawat terbang dan helikopter terus bekerja memadamkan api dengan menjatuhkan bom air di titik-titik kebakaran.

    ANINGTIAS JATMIKA | AP

    Terpopuler
    Milisi Diduga Incar Pesawat Putin, Bukan MH17
    Nenek PM Malaysia Najib Razak Jadi Korban MH17
    MH17 Ditembak, 3 dari 8 Tokoh Dunia 'Tunjuk' Rusia


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Menunggu Dobrakan Ahok di Pertamina

    Basuki Tjahaja Purnama akan menempati posisi strategis di Pertamina. Ahok diperkirakan akan menghadapi banyak masalah yang di BUMN itu.