Topan Rammasun Tewaskan 14 Warga di Cina  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Warga melihat pohon tumbang yang merusak empat rumah setelah Topan Rammasun menerjang, di Rosario, Manila, Filipina, 18 Juli 2014. 54 orang tewas, dan 3 orang dilaporkan hilang. REUTERS/Romeo Ranoco

    Warga melihat pohon tumbang yang merusak empat rumah setelah Topan Rammasun menerjang, di Rosario, Manila, Filipina, 18 Juli 2014. 54 orang tewas, dan 3 orang dilaporkan hilang. REUTERS/Romeo Ranoco

    TEMPO.CO, Beijing – Supertopan Rammasun yang sebelumnya menghantam Filipina telah menewaskan sedikitnya 14 orang di Cina sebagai topan terkuat dalam empat dekade yang membawa hujan lebat ke sejumlah provinsi di selatan Cina. (Baca: Badai Rammasun Lumpuhkan Manila)

    Menurut laporan Xinhua, Sabtu, 19 Juli 2014, lebih dari 1,3 juta orang di puluhan kota di pesisir selatan Provinsi Guangdong dan Hainan serta Daerah Otonomi Guagxi Zhuang terkena dampak dari topan ini.

    Di Hainan, topan menghancurkan sekitar 51.000 rumah dan 40.600 hektare tanaman ini menyebabkan kerugian ekonomi lebih dari 4,7 miliar yuan atau sekitar Rp 8,7 triliun. Sedangkan di Kota Wenchang--tempat topan itu mendarat, lebih dari 90 persen bangunan roboh dan lebih dari 1.000 orang terjebak di peternakan Luodou akibat banjir air laut hingga tinggi orang dewasa.

    Topan yang menewaskan 38 orang di Filipina ini membuat jaringan listrik, air, dan telekomunikasi rusak. Akses sejumlah jalan, bandara, dan pelabuhan menjadi tertutup, sehingga penyelamatan sulit dilakukan.

    ANINGTIAS JATMIKA | XINHUA

    Terpopuler

    Diultimatum ISIS, Umat Kristen Tinggalkan Mosul 
    Milisi Diduga Incar Pesawat Putin, Bukan MH17 
    Candaan Penumpang MH17 Sebelum Celaka


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Wajah Anggota Kabinet Indonesia Maju yang Disusun Jokowi - Ma'ruf

    Presiden Joko Widodo mengumumkan para pembantunya. Jokowi menyebut kabinet yang dibentuknya dengan nama Kabinet Indonesia Maju.