Milisi Penembak MH17: Kami Menembak Mayat

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Komandan Igor Strelkov diduga tidak menyadari jika pesawat yang ditembak merupakan pesawat komersil dan bukannya pesawat militer Antonov-26. Dailymail.co.uk

    Komandan Igor Strelkov diduga tidak menyadari jika pesawat yang ditembak merupakan pesawat komersil dan bukannya pesawat militer Antonov-26. Dailymail.co.uk

    TEMPO.CO, Jakarta - Panglima separatis pro-Rusia Igor Girkin membuat pernyataan kontroversial. Igor Girkin alias Igor Strelkov menyebut para penumpang pesawat Malaysia Airlines MH17 sudah tewas sebelum pasukannya menembak pesawat tersebut dengan peluru kendali. (Baca: Igor Strelkov, Milisi yang Tertawa Saat MH17 Jatuh)

    Melalui situs separatis pro-Rusia di Ukraina, Russkaya Vesna, Igor menyatakan para penumpang itu sudah tewas beberapa hari bahkan sebelum pesawat lepas landas dari Amsterdam, Belanda. Dalam situs itu dikutip pernyataan Igor bahwa pasukannya menembak pesawat yang dipenuhi oleh mayat. (Baca: Penumpang MH17 Punya Firasat Bakal Celaka)

    Mengutip Dailymail pada Sabtu, 19 Juli 2014, Igor menyiarkan kabar tersebut setelah menginspeksi lapangan. Dari pandangan matanya, ia mengklaim tubuh para korban di puing pesawat yang jatuh di kawasan Donetsk, wilayah timur Ukraina itu, tak lagi segar. (Baca: MH17 Lewat Dekat Zona Perang Demi Irit BBM?)

    Tubuh para korban disebut sudah tergumpal darah dan berbau busuk. Igor, yang diduga mantan agen rahasia Rusia ini, juga menyatakan banyak ditemukan serum darah dan obat-obatan di puing-puing pesawat itu. (Baca: Suami Jadi Korban MH17, Istri Selamat dari MH370)

    Igor diduga sebagai salah satu pemimpin serangan separatis pro-Rusia terhadap penerbangan komersial milik Malaysia itu. "Kita menembaknya di sana, lihat asap hitamnya," ujarnya dalam sebuah video sesaat pesawat yang tertembak menumbuk tanah. Timnya diduga datang pertama kali ke lokasi puing pesawat untuk mengecek kondisi.

    Setelah mengecek kondisi lapangan dan memastikan seluruh korban tewas, ia sempat menulis status provokatif dalam akun Twitternya. "Sudah kami peringatkan, jangan terbang di atas langit kami!"

    Pesawat komersial milik maskapai Negeri jiran, Malaysia Airlines, dengan kode penerbangan MH17 ditembak peluru kendali separatis pro-Rusia pada Kamis malam, 17 Juli 2014. Akibat serangan itu, pesawat jatuh di kawasan Donetsk, Ukraina, dan menewaskan 295 awak dan penumpang kapal dengan rute Amsterdam-Kuala Lumpur itu.

    DAILY MAIL | ANDI PERDANA

    Topik terhangat:
    MH17 | Pemilu 2014 | Ramadan 2014 | Tragedi JIS | Hasil Pilpres 2014

    Berita terpopuler lainnya:
    Jelang Lebaran, Mal Gelar Midnite Sale Lagi
    Mangindaan Bantah Demokrat Ikut Koalisi Permanen
    Gary Neville Raih Gelar Doktor


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Wajah Anggota Kabinet Indonesia Maju yang Disusun Jokowi - Ma'ruf

    Presiden Joko Widodo mengumumkan para pembantunya. Jokowi menyebut kabinet yang dibentuknya dengan nama Kabinet Indonesia Maju.