Bertambah, Jumlah WNI Korban Jatuhnya MH17

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ibu Rini (tengah) bersama keluarga, mencari informasi terkait jatuhnya Malaysia Airlines MH17 di Bandara Soekarno Hatta, Tangerang, Banten, Jumat 18 Juli 2014. TEMPO/Marifka Wahyu Hidayat

    Ibu Rini (tengah) bersama keluarga, mencari informasi terkait jatuhnya Malaysia Airlines MH17 di Bandara Soekarno Hatta, Tangerang, Banten, Jumat 18 Juli 2014. TEMPO/Marifka Wahyu Hidayat

    TEMPO.CO, Jakarta - Jumlah korban pesawat Malaysia Airlines MH17 asal Indonesia bertambah. Duta Besar Indonesia untuk Belanda, Retno Marsudi, mengatakan tercatat ada 13 WNI yang menjadi korban jatuhnya MH17 di Ukraina. Sebelumnya jumlahnya 12 orang termasuk seorang anak-anak.  “Itu data hasil penelusuran kami hingga pukul 04.00 pagi waktu Belanda,” katanya kepada Tempo, Jumat, 18 Juli 2014.

    Retno mengatakan jumlah korban itu masih sangat mungkin bertambah lagi mengingat masih ada 47 penumpang yang belum diverifikasi kewarganegaraannya. Pihak maskapai juga disebut berupaya memastikan kewarganegaraan para korban.

    Maskapai penerbangan asal Negeri Jiran itu belum mengeluarkan secara resmi daftar manifes penerbangan MH17. Menurut rencana, daftar nama penumpang itu akan segera dirilis melalui situs resmi Malaysia Airlines.(Baca:Daftar 12 WNI Korban Jatuhnya MH17 di Ukraina)

    “Mereka menjanjikan nama-nama itu sudah bisa dilihat melalui situs resminya pagi ini,” kata dia. Retno mengatakan saat ini masih berada di Bandara Schiphol Amsterdam untuk memantau langsung perkembangan peristiwa tersebut. Dia juga sudah bertemu dengan sejumlah kerabat korban di Family Reseption yang disediakan khusus oleh maskapai untuk pihak keluarga.

    Menurut Retno, kesulitan yang sama juga dirasakan duta besar dari sejumlah negara yang warganya berada di dalam pesawat nahas tersebut. Para duta besar itu juga disebutnya masih belum bisa memverifikasi nama-nama warganya yang menjadi penumpang. “Karena memang Malaysia Airlines belum mengeluarkan data resmi terkait identitas penumpang,” ujarnya.

    Pihak maskapai juga disebutnya menyiapkan saluran telepon khusus kepada keluarga korban untuk memantau perkembangan terkini MH17. “Pihak keluarga, termasuk di Indonesia, bisa langsung menghubungi nomor +31703487770 yang memang disiapkan khusus,” kata Retno. (Baca:Kotak Hitam MH17 Dibawa ke Moskow)

    Sebelumnya, maskapai Malaysia Airlines yang terbang dari Amsterdam menuju Kuala Lumpur, jatuh di sebelah timur Ukraina. Pesawat jenis Boeing 777 itu dilaporkan jatuh di antara wilayah Rusia dan Ukraina. Sebanyak 295 orang yang berada di dalam pesawat itu dilaporkan tewas, termasuk sebelas orang warga negara Indonesia.

    DIMAS SIREGAR

    Baca juga:
    Pilot MH17 Berencana Pergi Haji Tahun Ini
    KNKT Tak Berwenang Usut Jatuhnya MH17 di Ukraina
    Suami Jadi Korban MH17, Istri Selamat dari MH370


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Tingkat Kepuasan Kinerja dan Catatan Baik Buruk 5 Tahun Jokowi

    Joko Widodo dilantik menjadi Presiden RI periode 2019 - 2024. Ada catatan penting yang perlu disimak ketika 5 tahun Jokowi memerintah bersama JK.