Polisi Meksiko Sergap Tempat Penyekapan 500 Anak  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Sejumlah wanita korban penyekapan dibawa ke Polres Kota Tangerang, Banten, (18/10). Sebanyak 88 calon pekerja wanita yang disekap berhasil diselamatkan petugas kepolisian. TEMPO/Marifka Wahyu Hidayat

    Sejumlah wanita korban penyekapan dibawa ke Polres Kota Tangerang, Banten, (18/10). Sebanyak 88 calon pekerja wanita yang disekap berhasil diselamatkan petugas kepolisian. TEMPO/Marifka Wahyu Hidayat

    TEMPO.CO, Zamora – Kepolisian Meksiko berhasil menyelamatkan hampir 500 anak dari rumah penampungan yang dikenal sebagai “La Gran Familia” atau “Keluarga Besar” pada Selasa, 15 Juli 2014. Anak-anak itu diduga kuat telah diperlakukan dengan buruk.

    “Kami menemukan bahwa sekitar 500 anak ini dalam kondisi mengerikan,” kata Jaksa Agung Jesus Murilo kepada Reuters hari ini. Mereka dipaksa mengemis di jalan, makan makanan tak sehat, tidur di lantai yang penuh hama, bahkan menerima pelecehan seksual. (Baca: WNI Jadi Korban Perbudakan di Amerika)

    La Gran Familia dikelola oleh Rosa Verduzco. Tempat ini menjadi rumah bagi 278 anak laki-laki, 174 perempuan, 6 bayi, dan 138 orang dewasa yang berusia lebih dari 40 tahun. Rumah yang didirikan pada tahun 1947 di Kota Zamora ini awalnya dibangun sebagai tempat perlindungan bagi anak-anak bermasalah yang ditinggal orang tuanya.

    Beberapa orang tua, yang menginginkan anaknya kembali, mengatakan bahwa Verduzco tidak mau mengembalikan anak mereka. Saat ini Verduzco tengah dalam penyelidikan polisi.

    ANINGTIAS JATMIKA | REUTERS

    Terpopuler

    Bandara Libya Dibom, Puluhan Pesawat Hancur 
    Filipina Menahan Imam Australia 
    Paket Berisi 67 Siput Raksasa Disita di Bandara AS


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Wiranto Ditusuk Seseorang yang Diduga Terpapar Radikalisme ISIS

    Menkopolhukam, Wiranto ditusuk oleh orang tak dikenal yang diduga terpapar paham radikalisme ISIS. Bagaimana latar belakang pelakunya?