Mesir Siap Turun Tangan Damaikan Israel-Palestina  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Massa KNRP ikuti aksi damai menentang serangan Israel ke Gaza, di Bundaran HI, Jakarta Pusat, 11 Juli 2014. TEMPO/Dhemas Reviyanto

    Massa KNRP ikuti aksi damai menentang serangan Israel ke Gaza, di Bundaran HI, Jakarta Pusat, 11 Juli 2014. TEMPO/Dhemas Reviyanto

    TEMPO.CO, Kairo – Serangan yang terus berkecamuk di Jalur Gaza membuat Mesir akhirnya turun tangan. Negara tetangga Palestina dan Israel ini mengusulkan gencatan senjata yang diikuti oleh pembicaraan kedua belah pihak. Mesir mengajukan agar pembicaraan dilakukan di Kairo.

    Menurut kantor berita Mesir MENA yang kemudian dikutip Reuters hari ini, usulan yang mulai berlaku pada Selasa, 15 Juli 2014, pukul 02.00 waktu setempat itu menyerukan kedua pihak untuk melakukan gencatan senjata dalam waktu 12 jam dan diikuti dengan negosiasi di Kairo dalam waktu 48 jam. (Baca: Roket Nyasar di Mesir, Delapan Tewas)

    Tak hanya itu, seorang juru bicara Kementerian Luar Negeri Mesir kepada televisi pemerintah menyarankan agar Mesir juga mencari dukungan dari Liga Arab atas usulan ini.

    Meski demikian, sejauh ini permintaan internasional untuk gencatan senjata hanya dianggap angin lalu. Tidak ada tanda-tanda bahwa kedua belah pihak akan menurunkan tingkat serangan. (Baca: Iran Ajak OKI Cari Solusi untuk Palestina)

    Mesir merupakan negara yang pernah berkonflik panjang dengan Israel. Presiden Mesir ketiga, Anwar Sadat, bertaruh nyawa untuk mendamaikan kedua negara bertetangga itu. Kedua negara kemudian sepakat mengakhiri konflik selama 30 tahun dengan menandatangani perjanjian damai di Camp David pada September 1978.

    Presiden Amerika Serikat Jimmy Carter menjadi saksi saat Sadat dan Perdana Menteri Israel Menachem Begin menandatangani perjanjian damai. Sadat dan Begin kemudian dianugerahi Nobel Perdamaian setahun setelah perjanjian itu ditandatangani.

    ANINGTIAS JATMIKA | REUTERS

    Terpopuler

    Israel Serang Masjid, Sekolah, dan Rumah Sakit
    Palestina Minta Perlindungan Internasional 
    Paus Fransiskus: 1 dari 50 Pastor Pedofil  



     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Proyek Infrastruktur, 17 Kepala Daerah Ditangkap dalam 2 Tahun

    Sejak berdiri pada 2002 hingga sekarang, Komisi Pemberantasan Korupsi telah menangkap 121 kepala daerah terkait kasus proyek infrastruktur.