Bandara Tripoli Digempur, 90 Persen Pesawat Hancur

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pertempuran kelompok pemberontak dengan pasukan pendukung Muammar Qadhafi di kawasan perbatasan Libya dengan Tunisia, Ras Jdir. AP/Francois Mori

    Pertempuran kelompok pemberontak dengan pasukan pendukung Muammar Qadhafi di kawasan perbatasan Libya dengan Tunisia, Ras Jdir. AP/Francois Mori

    TEMPO.CO, Tripoli - Sejumlah roket menghantam bandara di ibu kota Libya, Tripoli, Senin malam, 14 Juli 2014. Serangan ini menghancurkan hampir 90 persen pesawat yang sedang parkir di area itu. Pemerintah memperkirakan serangan ini akibat pertempuran antarkelompok yang terjadi sejak akhir pekan kemarin.

    "Pemerintah telah melakukan penelitian dan kemungkinan membawa pasukan internasional untuk melakukan pengamanan," kata juru bicara pemerintah Libya, Ahmed Lamine, seperti dilaporkan Al-Jazeera, Selasa, 15 Juli 2014.

    Menurut warga, roket itu juga merusak menara kendali bandara dan menewaskan dua orang. Adapun pihak bandara telah menutup bandara sejak Ahad lalu karena ketegangan semakin meningkat.

    Bentrok ini terjadi antara kelompok Misrata dan kelompok bersenjata Zintan, yang telah mengambil alih bandara sejak jatuhnya Muammar Gaddafi 2011 lalu. Aksi saling serang pun terjadi dan menewaskan tujuh orang. (Baca: Dua Kelompok Militan Berebut Bandara Libya)

    Di lokasi lain, tepatnya di timur Benghazi, setidaknya enam orang tewas dan 25 orang terluka akibat bentrok dua kelompok ini pada Ahad malam. Setidaknya sepuluh rumah dan kantor-kantor pemerintah rusak akibat serangan misil.

    Pemerintah telah mengerahkan pasukan khusus untuk melakukan perlawanan dengan pejuang milisi di kota-kota Libya. Pejabat Perserikatan Bangsa-Bangsa di Libya juga diperintahkan untuk pindah "sementara" karena keadaan yang semakin tidak aman di negara itu.

    RINDU P. HESTYA | AL-JAZEERA

    Berita Lain:
    Israel Serang Masjid, Sekolah, dan Rumah Sakit
    Palestina Minta Perlindungan Internasional 
    Paus Fransiskus: 1 dari 50 Pastor Pedofil  


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Sulli dan Artis SM Entertaintment yang juga Tewas Bunuh Diri

    Sulli, yang bernama asli Choi Jin-ri ditemukan tewas oleh managernya pada 14 Oktober 2019. Ada bintang SM lainnya yang juga meninggal bunuh diri.