Roket Nyasar di Mesir, Delapan Tewas  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Dua orang warga mesir memadamkan sisa-sisa  api pembakaran ban setelah bentrokan antara polisi dengan pendukung mantan Presiden Mohammed Morsi di distrik Kairo Suez Bridge, Mesir (3/7). Dua orang tewas dalam ledakan bom di Kairo, dimana keamanan mengatakan salah satu dari beberapa ledakan pada hari peringatan penghapusan tentara dari presiden terpilih Islam Mesir Mursi.  AP/Mohammed Abu Zaid

    Dua orang warga mesir memadamkan sisa-sisa api pembakaran ban setelah bentrokan antara polisi dengan pendukung mantan Presiden Mohammed Morsi di distrik Kairo Suez Bridge, Mesir (3/7). Dua orang tewas dalam ledakan bom di Kairo, dimana keamanan mengatakan salah satu dari beberapa ledakan pada hari peringatan penghapusan tentara dari presiden terpilih Islam Mesir Mursi. AP/Mohammed Abu Zaid

    TEMPO.CO, Sinai - Setidaknya delapan orang tewas dalam ledakan akibat roket salah sasaran di dekat gudang peralatan keamanan di kawasan Sinai, Mesir. Sebanyak 22 orang terluka dalam ledakan pada Ahad, 13 Juli 2014, tersebut.

    Menteri dalam negeri dan pejabat keamanan setempat mengatakan lokasi ledakan di sekitar gudang di wilayah yang berbatasan dengan Israel. Menurut Reuters, sumber di kalangan pejabat keamanan Mesir mengatakan roket menyasar utara Sinai, lokasi kamp keamanan. Tapi roket malah jatuh di dekat supermarket yang padat pengunjung di Kota Al-Arish.

    Beberapa menit kemudian, roket menghantam posko militer di kota yang sama, menewaskan seorang petugas dan melukai tujuh lainnya. Posko terletak di lokasi permukiman distrik Al-Salam. Markas keamanan utama dan kantor pemerintah juga terdapat di kawasan ini.

    Mesir belakangan diserang milisi yang berbasis di Sinai. Sejak militer menggulingkan Presiden Mohamed Mursi tahun lalu, mereka menyasar basis keamanan. Ratusan tentara dan polisi terbunuh selama aksi mereka.

    Para milisi ini antimiliter yang menggulingkan Mursi pada Juli tahun lalu. Presiden Mesir yang baru yaitu mantan panglima militer yang menggulingkan Mursi, Abdel Fattah el-Sisi, berjanji melawan pelaku kekerasan dan mengembalikan stabilitas Mesir.

    AL JAZEERA | ATMI PERTIWI

    Berita Lainnya:
    Makarim: Banyak Warga Israel Dukung Palestina
    Serangan Rumah Bordil di Irak, 29 Wanita Tewas
    Noam Chomsky Serukan Pembebasan Wartawan Iran
    Penyiar TV Kondang di Cina Ditangkap Jelang Siaran
    Israel Paksa 10 Ribu Warga Palestina Mengungsi


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Proyek Infrastruktur, 17 Kepala Daerah Ditangkap dalam 2 Tahun

    Sejak berdiri pada 2002 hingga sekarang, Komisi Pemberantasan Korupsi telah menangkap 121 kepala daerah terkait kasus proyek infrastruktur.