Dua Kelompok Militan Berebut Bandara Libya  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Sebuah terminal di bandara Internasional Tripoli terlihat kosong pada hari senin (4/6) di Tripoli, Libia. REUTERS/Ismail Zitouny

    Sebuah terminal di bandara Internasional Tripoli terlihat kosong pada hari senin (4/6) di Tripoli, Libia. REUTERS/Ismail Zitouny

    TEMPO.CO, Tripoli – Pertempuran sengit terjadi di Bandara Tripoli, Libya, antara dua milisi yang berebut ingin menguasai bandara internasional tersebut. Ledakan dan tembakan terdengar sejak Ahad dinihari, 13 Juli 2014, waktu setempat.

    Menurut laporan Al Jazeera, Kementerian Kesehatan Libya menyatakan sedikitnya tujuh orang tewas akibat pertempuran ini, sedangkan 36 lainnya mengalami luka-luka. Saksi mata menuturkan pertempuran ini terjadi antara milisi anti-Islam, Zintan, yang sudah menguasai bandara, dan rivalnya, Misrata, yang ingin Zintan keluar dari sana.

    Sejak Presiden Muammar Qadhafi terguling pada 2011, Bandara Tripoli dikuasai oleh milisi Zintan. Dan, lewat laman resminya, militan Misrata mengklaim ingin membebaskan bandara dari kontrol Zintan dan menyerahkannya kepada pihak berwenang. Namun pemerintah pusat mengecam penyerangan ini sebagai tindakan ilegal.

    Akibat serangan tersebut, seperti diberitakan Reuters, bandara ini ditutup. Tidak terlihat lagi aktivitas penerbangan. Asap tebal dan kobaran api masih terlihat hingga pusat Kota Tripoli. Pertempuran ini disebut sebagai pertempuran terburuk sejak pertempuran pada November lalu yang menewaskan sekitar 40 orang.

    ANINGTIAS JATMIKA | AL JAZEERA | REUTERS

    Terpopuler

    Makarim: Banyak Warga Israel Dukung Palestina
    Makarim Minta Akses, Israel Layangkan Surat
    Militer Israel Minta Warga Gaza Segera Pindah  


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Palapa Ring Akan Rampung Setelah 14 Tahun

    Dicetuskan pada 2005, pembangunan serat optik Palapa Ring baru dimulai pada 2016.