Netanyahu: Masih Ada 1.000 Target Lagi di Gaza  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Warga Palestian beramai-ramai membawa jenazah delapan anggota keluarga Palestina dari Al-Haj yang menjadi korban dari serangan udara militer Israel yang dilancarkan ke jalur Gaza, Palestina, 10 Juli 2014. (AP Photo)

    Warga Palestian beramai-ramai membawa jenazah delapan anggota keluarga Palestina dari Al-Haj yang menjadi korban dari serangan udara militer Israel yang dilancarkan ke jalur Gaza, Palestina, 10 Juli 2014. (AP Photo)

    TEMPO.CO, Yerusalem - Agresi militer Israel ke Palestina sudah menewaskan setidaknya seratus nyawa warga tak berdosa. Namun, Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu belum berencana melakukan gencatan senajata. Dalam sebuah pernyataan, Netanyahu mengatakan masih ada lebih dari seribu target lagi untuk diserang.

    "Masih banyak yang belum dilaksanakan," kata Netanyahu, seperti dilaporkan Reuters, Jumat, 11 Juli 2014. (Baca: Netanyahu Perintahkan Serangan Lebih Intensif ke Gaza)

    Kepada para wartawan, Netanyahu menjelaskan bahwa ia belum melihat tekanan internasional pada Israel untuk menghentikan serangan. Netanyahu juga menjelaskan bahwa dirinya tidak memerintahkan rencana memperluas serangan udara ke Gaza.

    "Kami menerima segala kemungkinan dan telah mempersiapkan diri untuk itu semua," kata Netanyahu. (Baca: Israel Serang Gaza, Indonesia Desak PBB Bertindak)

    Menurut laporan dari wartawan Al-Jazeera, Stefanie Dekker, setidaknya 200 rumah warga sipil telah hancur akibat bombardir dari Israel. Korban luka juga telah mencapai 700 orang sepanjang serangan pekan ini.

    Di sisi lain, sepuluh warga Israel dilaporkan mengalami luka-luka akibat tembakan tentara Hamas dari Gaza. Menurut pengakuan tentara Israel, delapan warga terluka akibat serangan roket yang mengarah ke stasiun pengisian bahan bakar di Ashood pada Jumat kemarin.

    RINDU P. HESTYA | REUTERS | AL-JAZEERA

    Berita Lain:
    Obama Telepon Netanyahu Beri Dukungan ke Israel
    Libanon Serang Israel dengan Roket
    Produk Israel yang Diserukan untuk Diboikot di AS

     


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Yang Datang ke Istana, Ada Nadiem Makarim dan Tito Karnavian

    Seusai pelantikannya, Presiden Joko Widodo memanggil sejumlah nama ke Istana Negara, Senin, 21 Oktober 2019. Salah satunya, Tito Karnavian.