Israel Serang Kafe, Sembilan Remaja Tewas  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pelayat menujukkan kemarahannya saat membawa jenazah delapan anggota keluarga Palestina dari Al-Haj yang menjadi korban dari serangan udara militer Israel yang dilancarkan ke jalur Gaza, Palestina, 10 Juli 2014. (AP Photo)

    Pelayat menujukkan kemarahannya saat membawa jenazah delapan anggota keluarga Palestina dari Al-Haj yang menjadi korban dari serangan udara militer Israel yang dilancarkan ke jalur Gaza, Palestina, 10 Juli 2014. (AP Photo)

    TEMPO.CO, Yerusalem - Roket Israel menyerang sebuah kafe di pinggir kawasan pantai Mediterania di area Palestina, Kamis, 10 Juli 2014. Serangan roket ini langsung menewasakan sembilan remaja dan kakak beradik yang sedang menonton laga Piala Dunia antara Argentina dan Belanda kemarin.

    Dikutip dari The Telegraph, kejadian berlangsung saat pertandingan baru berjalan setengah jam. Tiba-tiba roket Israel menghantam bangunan kafe dan merubuhkan atapnya. Remaja yang sedang menonton langsung tewas karena tertimpa reruntuhan. Cipratan darah terlihat di sekitar lokasi.

    Kejadian itu menewaskan Mohammed Fawana dan tiga saudaranya: dua adiknya bernama Ahmed dan Suleiman Astal serta sepupunya, Musa. Teman Fawana, yaitu Mohammed, Ibrahim Ganan, Hamdi, dan Ibrahim Sawaleh, juga tewas. Sedangkan satu teman Sawaleh, yaitu Emil Salim, masih hilang hingga hari ini. (Baca: Serangan Israel ke Palestina, Dunia Terbelah)

    "Mereka datang ke sini untuk menonton pertandingan. Ini adalah tempat bermain, bukan markas militer," ujar Wael Sobih, salah satu warga yang  berada di sebelah kafe saat serangan terjadi.

    Sementara itu, hasil pertemuan Israel-Palestina dengan Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa Ban Ki-moon belum membuahkan hasil. Duta besar di PBB dari Israel dan Palestina malah saling menyalahkan. (Baca: Rapat dengan PBB, Israel-Palestina Saling Tuduh)

    Di sisi lain, sejumlah negara juga mulai mendesak agar agresi militer di Jalur Gaza segera dihentikan karena terlalu banyak memakan korban tak bersalah. Setidaknya 90 orang, termasuk wara sipil dan Hamas, tewas dalam serangan udara yang semakin intensif. Adapun pemerintah Israel mengaku tidak berencana melakukan gencatan senjata dengan Hamas. (Baca: Netanyahu Perintahkan Serangan Lebih Intensif ke Gaza)

    RINDU P. HESTYA | THE TELEGRAPH


    Berita Lain:
    Serangan Israel ke Palestina, Dunia Terbelah
    Jet Israel Bombardir Jalur Gaza, 72 Orang Tewas
    Dubes Palestina: Solusi Dua Negara yang Terbaik  


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Proyek Infrastruktur, 17 Kepala Daerah Ditangkap dalam 2 Tahun

    Sejak berdiri pada 2002 hingga sekarang, Komisi Pemberantasan Korupsi telah menangkap 121 kepala daerah terkait kasus proyek infrastruktur.