Israel Serang Rumah Warga Sipil, 14 Tewas  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Wanita Palestina berlari menggendong putrinya setelah terjadi serangan udara Israel di sebuah rumah di kota Gaza, 9 Juli 2014. Pihak berwenang setampat menyatakan sedikitnya 23 korban tewas pada serangan hari Rabu ini.  REUTERS/Majdi Fathi

    Wanita Palestina berlari menggendong putrinya setelah terjadi serangan udara Israel di sebuah rumah di kota Gaza, 9 Juli 2014. Pihak berwenang setampat menyatakan sedikitnya 23 korban tewas pada serangan hari Rabu ini. REUTERS/Majdi Fathi

    TEMPO.CO, Gaza - Israel melakukan serangan udara ke Gaza tiga kali hari ini, Kamis, 10 Juli 2014. Serangan ini menewaskan 14 anggota keluarga, termasuk lima anak, dan merusak dua rumah di Khan Younis di selatan Gaza saat Hamas membalas serangan dengan menembakkan roket ke kota-kota Israel.

    Militer Israel belum memberikan komentar terakhir tentang serangan mematikan yang dilancarkan pada Selasa, 8 Juli 2014. Kementerian Kesehatan Palestina telah mengkonfirmasikan bahwa 50 lebih warga sipi tewas dan 500 lainnya luka-luka akibat serangan itu.

    Menurut Reuters, Kamis, 10 Juli 2014, lebih dari 200 roket diluncurkan selama serangan itu berlangsung. Pihak Israel mengatakan roket-roket tersebut mereka luncurkan untuk menghentikan serangan Hamas dari Jalur Gaza.

    Kelompok bersenjata Hamas mengatakan pihaknya menembakkan enam roket ke Israel pagi tadi. Konfrontasi juga dilaporkan terjadi di laut tempat kelompok militan Palestina di Gaza menembakkan roket ke kapal perang Israel dari wilayah pesisir.

    Di sisi lain, Palestina mengatakan Israel menargetkan lebih dari 70 rumah warga sipil. Militer Israel mengatakan telah meluncurkan bom ke 550 situs Hamas, termasuk 60 peluncur roket dan 11 kediaman anggota senior Hamas. 

    RINDU P. HESTYA | REUTERS

    Berita Lain:
    Serangan ISIS Mendekati Mekah 
    PBB: Konflik Israel-Palestina Semakin Memburuk 
    ISIS Kuasai Pabrik Senjata Kimia


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Eliud Kipchoge Tak Pecahkan Rekor Dunia Marathon di Ineos 1:59

    Walau Eliud Kipchoge menjadi manusia pertama yang menempuh marathon kurang dari dua jam pada 12 Oktober 2019, ia tak pecahkan rekor dunia. Alasannya?