Tiga Badan Pesawat Tergelincir ke Sungai Montana

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Tiga pesawat Boeing 737 fuselages tanpa sayap terperosok ke sungai Clark Fork, Montana, Amerika, 6 Juli 2014. Boeing tersebut terperosok setelah 19 rangkaian kereta pengangkut Boeing anjlok dari rel dan tergelincir. (dailymail)

    Tiga pesawat Boeing 737 fuselages tanpa sayap terperosok ke sungai Clark Fork, Montana, Amerika, 6 Juli 2014. Boeing tersebut terperosok setelah 19 rangkaian kereta pengangkut Boeing anjlok dari rel dan tergelincir. (dailymail)

    TEMPO.CO, Montana – Tiga badan pesawat Boeing 737 yang jatuh di Sungai Clark Fork, Montana, Amerika Serikat, pada Kamis, 3 Juli, hingga kini masih berusaha dievakuasi. Badan pesawat itu jatuh  saat diangkut dengan kereta menuju fasilitas Boeing di Renton, Washington.

    Kepada Telegraph, juru bicara operator kereta Montana Rail Link, Lynda Frost, menyatakan sebanyak 50 awak dengan dibantu oleh delapan alat berat telah dikerahkan untuk mengangkut tiga pesawat ini.

    “Kemajuannya sangat lambat,” kata Frost. “Setidaknya butuh satu hari untuk mengangkat satu badan pesawat.”

    Montana Rail Link ini tergelincir saat mengangkut 19 badan pesawat Boeing 737 dari Spirit AeroSystems di Wichita, Kansas, menuju fasilitas Boeing di Renton, Washington. Enam badan pesawat jatuh. Tiga di antaranya jatuh ke sungai. Bobot pesawat yang berat membuat evakuasi sulit dilakukan. Penyelidikan pun masih berlangsung untuk mencari penyebab tergelincirnya kereta.

    ANINGTIAS JATMIKA | TELEGRAPH

    Terpopuler

    Maskapai AS Wajibkan Penumpang Nyalakan Ponsel
    Dalai Lama Minta Umat Budha Myanmar Hormati Muslim 
    Israel Luncurkan Operasi Udara ke Jalur Gaza


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Eliud Kipchoge Tak Pecahkan Rekor Dunia Marathon di Ineos 1:59

    Walau Eliud Kipchoge menjadi manusia pertama yang menempuh marathon kurang dari dua jam pada 12 Oktober 2019, ia tak pecahkan rekor dunia. Alasannya?