Israel Luncurkan Operasi Udara ke Jalur Gaza  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Seorang warga Palestina bekerja di pintu masuk sebuah terowongan penyelundupan yang digali di bawah perbatasan Mesir - Gaza di Rafah, di selatan Jalur Gaza, Senin (26/11). REUTERS/Mohammed Salem

    Seorang warga Palestina bekerja di pintu masuk sebuah terowongan penyelundupan yang digali di bawah perbatasan Mesir - Gaza di Rafah, di selatan Jalur Gaza, Senin (26/11). REUTERS/Mohammed Salem

    TEMPO.CO, Gaza - Konflik antara Israel dan Palestina semakin memanas. Hari ini, Selasa, 8 Juli 2014, Israel telah meluncurkan operasi udara untuk memberantas militan Palestina, Hamas, di Jalur Gaza.

    Mengutip laporan Reuters, para pejabat Palestina mengatakan operasi Israel yang diberi nama “Operation Protective Edge” ini telah melakukan pengeboman dengan lebih dari 30 target di Jalur Gaza selama sekitar satu jam sebelum fajar.

    Puluhan roket menghantam sejumlah rumah di sisi selatan Jalur Gaza, termasuk salah satu rumah yang dikonfirmasi sebagai milik anggota Hamas. Sampai saat ini, belum ada korban jiwa yang dilaporkan. Namun setidaknya sembilan orang menderita luka akibat pecahan roket.

    Salah satu roket menghantam rumah di Khan Younis yang diduga milik anggota Hamas. Sebelum serangan terjadi, keluarga di rumah tersebut telah menerima telepon dari seorang petugas intelijen Israel yang memperingatkan bahwa rumah akan dibom dan meminta mereka melakukan evakuasi segera.

    Hamas begitu marah menanggapi serangan ini. Mereka mengancam akan membuat “gempa bumi” sebagai balasan dengan menembakkan roket ke kota selatan Israel. (Baca: Hasil Otopsi, Remaja Palestina Dibakar Hidup-hidup)

    ANINGTIAS JATMIKA | REUTERS

    Terpopuler

    Maskapai AS Wajibkan Penumpang Nyalakan Ponsel
    Dalai Lama Minta Umat Budha Myanmar Hormati Muslim 
    Perayaan HUT Amerika Telan Korban Jiwa



     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Tingkat Kepuasan Kinerja dan Catatan Baik Buruk 5 Tahun Jokowi

    Joko Widodo dilantik menjadi Presiden RI periode 2019 - 2024. Ada catatan penting yang perlu disimak ketika 5 tahun Jokowi memerintah bersama JK.