Inggris Ganti Duta Besar untuk Indonesia  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Wakil Dubes Inggris untuk Indonesia, Rebecca Razavi memberikan pidato saat acara menyambut pembukaan Olimpiade London 2012, di halaman Kedutaan Inggris Jakarta, (27/7). Kedutaan Inggris berharap bendera Indonesia berkibar saat perolehan medali dalam Olimpiade di London yang akan dibuka secara resmi (27/7). ANTARA/Yudhi Mahatma

    Wakil Dubes Inggris untuk Indonesia, Rebecca Razavi memberikan pidato saat acara menyambut pembukaan Olimpiade London 2012, di halaman Kedutaan Inggris Jakarta, (27/7). Kedutaan Inggris berharap bendera Indonesia berkibar saat perolehan medali dalam Olimpiade di London yang akan dibuka secara resmi (27/7). ANTARA/Yudhi Mahatma

    TEMPO.CO, Jakarta - Pemerintah Inggris telah menunjuk calon Duta Besar untuk Indonesia, ASEAN dan Timor Leste, menggantikan Mark Canning yang akan pensiun. "Moazzam Malik mulai menjabat pada Oktober 2014," tulis siaran pers Kedutaan Besar Inggris yang diterima Tempo, Jumat, 4 Juli 2014.

    Sebelum bergabung dengan Kementerian Luar Negeri Inggris 2014, Malik pernah menjabat beberapa posisi senior di Departemen Pembangunan Internasional Inggris, DFID. Jabatan terakhir Malik adalah Direktur Jenderal Pelaksana untuk wilayah Asia Barat, Timur Tengah, Bantuan Kemanusiaan dan Konflik, DFID. Menjalin kerja sama antara pemerintah Inggris dengan mitra internasionalnya, termasuk PBB, Bank Dunia, Bank Pembangunan Asia, dan Dana Moneter Internasional.

    Malik pernah menangani situasi tanggap darurat pasca-bencana tsunami 2004 dan topan Nargis di Myanmar pada 2008. Dia juga pernah menjabat sebagai Kepala Sekretaris Pribadi untuk dua menteri termasuk saat Konferensi G8 Gleneagles. Dengan latar belakang sebagai ekonom, Moazzam Malik juga pernah bekerja di bidang akademis dan sektor swasta non-profit.

    Menanggapi tugas barunya di Indonesia, Malik mengaku senang. "Saya dan keluarga sangat senang untuk pindah ke Indonesia, sebuah negara dengan perkembangan pesat yang berada di jantung masa depan Asia," kata Malik seperti dilansir dalam siaran pers.

    Menurut dia, banyak yang memandang bahwa abad ke-21 akan menjadi "Abad Asia" dengan Indonesia dan wilayah Asia Tenggara sebagai pusat visi. Moazzam berharap dapat mengembangkan hubungan yang telah dibangun antara Inggris dengan Indonesia. "Saya berharap kerja sama dengan pemerintahan Indonesia yang baru dan wilayah ASEAN untuk membangun kemakmuran, meningkatkan stabilitas politik, dan menangani tantangan global bagi kepentingan wilayah Asia Tenggara dan Inggris," ujarnya.

    NATALIA SANTI

    Topik terhangat:
    Jokowi-Kalla | Prabowo-Hatta | Korupsi Haji | Tragedi JIS | Piala Dunia 2014

    Berita terpopuler lainnya:
    ISIS Bersumpah Hancurkan Kabah Jika Kuasai Mekah
    Prabowo Salah Sebut Singkatan PKS
    Dua Penggagas Obor Rakyat Jadi Tersangka


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Fakta-fakta Pelantikan Jokowi - Ma'ruf, Dihadiri Prabowo - Sandi

    Selain beberapa wakil dari berbagai negara, pelantikan Jokowi - Ma'ruf ini dihadiri oleh Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno.