Pengikut Twitter PM India Lampaui Presiden RI

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Perdana Menteri India Narendra Modi, berpidato usai peluncuran Polar Satellite Launch Vehicle (PSLV-C23) di Sriharikota, India, 30 Juni 2014. (AP)

    Perdana Menteri India Narendra Modi, berpidato usai peluncuran Polar Satellite Launch Vehicle (PSLV-C23) di Sriharikota, India, 30 Juni 2014. (AP)

    TEMPO.CO, New Delhi – Perdana Menteri Narendra Modi mengalahkan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dalam hal pengikut akun Twitter. Hingga Jumat, 4 Juli 2014 malam, dengan jumlah pengikut 5.108.162 orang, @narendramodi berada di atas pengikut akun @SBYudhoyono sebesar 5.091.469.

    Meski menempati peringkat kedua setelah Presiden Amerika Serikat Barack Obama, jumlahnya masih terpaut jauh. Akun @BarackObama diikuti oleh 43.888.064 orang.

    Tweet Modi yang paling populer adalah ketika dia memenangkan pemilihan India, Mei lalu. “India has won!” di-retweet paling banyak dalam sejarah India, menurut surat kabar The Hindu.
    Tidak hanya di Twitter, Modi juga menjadi politisi paling populer kedua di dunia di laman jejaring sosial Facebook, dengan lebih dari 18 juta likes.

    Kepala Operasional Facebook Sheryl Sandberg mengatakan dirinya terkesan dengan jumlah pengikut Modi, dan berharap dapat bertemu langsung dengan perdana menteri India itu satu hari.
    “Foto Perdana Menteri Modi meminta restu dari ibunya sangat luar biasa, dan menjadi favorit pribdi saya,” kata Sandberg seperti dikutip situs berita Deccan Chronicle, Kamis lalu.

    Sandberg yang sedang berkunjung ke India menyatakan Internet bisa menjadi media yang ampuh bagi politisi, tidak hanya untuk berkomunikasi dengan publik secara umum, tetapi juga membawa transparansi.

    DPA | DECCAN CHRONICLE | NATALIA SANTI


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Proyek Infrastruktur, 17 Kepala Daerah Ditangkap dalam 2 Tahun

    Sejak berdiri pada 2002 hingga sekarang, Komisi Pemberantasan Korupsi telah menangkap 121 kepala daerah terkait kasus proyek infrastruktur.