Operasi Ramadan, Pakistan Tangkap 80 Militan  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Polisi Afghanistan berjaga-jaga di lokasi kejadian serangan bunuh diri di Torkham, Provinsi Nangarhar, Afghanistan (19/6). Pejabat Afghanistan mengatakan tiga pembom bunuh diri Taliban menargetkan truk bahan bakar NATO di perbatasan dengan Pakistan. AP/Rahmat Gul

    Polisi Afghanistan berjaga-jaga di lokasi kejadian serangan bunuh diri di Torkham, Provinsi Nangarhar, Afghanistan (19/6). Pejabat Afghanistan mengatakan tiga pembom bunuh diri Taliban menargetkan truk bahan bakar NATO di perbatasan dengan Pakistan. AP/Rahmat Gul

    TEMPO.COIslamabad – Dalam operasi pada bulan suci Ramadan ini, lembaga penegak hukum Pakistan berhasil menangkap 80 tersangka militan dalam operasi pencarian selama 24 jam yang dilakukan secara terpisah di kota pelabuhan selatan Pakistan, Karachi.

    Mengutip laporan dari televisi lokal, Samaa TV, pada Kamis, 3 Juli 2014, Xinhua menuliskan operasi yang melibatan Badan Reserse dan Kriminal Polisi Pakistan ini berhasil menangkap 80 tersangka yang diduga terlibat dalam sejumlah aksi yang mengganggu ketertiban kota.

    Puluhan tersangka ini merupakan pemeras, buronan, teroris, pedagang narkoba, dan perampok. Dari para tersangka, polisi berhasil menyita senjata, amunisi, dan sejumlah obat-obatan terlarang.

    Beberapa dari mereka diduga menggunakan hasil kejahatan ini untuk membiayai kegiatan teroris mereka yang tergabung dalam Taliban Pakistan (TTP). Dalam pernyataan para Rabu kemarin, Kepolisian Karachi menyatakan setidaknya ad 40 grup yang merupakan bagian dari TTP berada di Karachi.

    ANINGTIAS JATMIKA | XINHUA

    Terpopuler:

    ISIS Bersumpah Hancurkan Kabah Jika Kuasai Mekah
    Ketika Gadis AS Jatuh Cinta dengan Jihadis ISIS
    Inggris Ikuti Langkah AS Perketat Keamanan Bandara



     


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Aturan Skuter Listrik Pasca Insiden GrabWheels Belum Ada Rujukan

    Pemerintah Provinsi DKI berencana mengeluarkan aturan soal skuter listrik setelah insiden dua pengguna layanan GrabWheels tewas tertabrak.