Pemimpin Pemberontak Irak Serukan Perang Suci  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Para militan pejuang Islam berparade dengan kendaraan militer di sepanjang jalan provinsi Raqqa utara (30/6). Pejuang Islam militan mengadakan parade di utara provinsi Raqqa Suriah untuk merayakan deklarasi

    Para militan pejuang Islam berparade dengan kendaraan militer di sepanjang jalan provinsi Raqqa utara (30/6). Pejuang Islam militan mengadakan parade di utara provinsi Raqqa Suriah untuk merayakan deklarasi "khalifah" Islam. Negara Islam merupakan cabang Al-Qaeda sebelumnya dikenal sebagai Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS). REUTERS/Stringer

    TEMPO.CO, Bagdad - Pemimpin Negara Islam Irak dan Mediterania (ISIL), Abu Bakar al-Baghdadi, meminta kepada umat Islam di seluruh dunia angkat senjata dan bergabung bersama khilafah setelah mereka berhasil menguasai wilayah Suriah dan Irak.

    Pernyataan Baghdadi yang disampaikan melalui rekaman video selama sekitar 20 menit pada Selasa, 1 Juli 2014, itu bersisi ajakan kepada umat muslim untuk berjihad di jalan Allah.

    Dalam pesannya Baghdadi mengajak umat Islam di seluruh dunia untuk bangkit dan membalas dendam terhadap berbagai kesalahan yang ditimpakan kepada umat muslim mulai dari yang berada di Republik Afrika Tengah hingga Myanmar. "Demi Allah, kami akan membalas dendam," ucapnya.

    Kelompok besenjata yang sebelumnya dikenal dengan ISIL ini telah memproklamirkan khilafah, kepemimpinan Islam, pada Ahad, 30 Juni 2014, dan menyatakan Baghdadi sebagai pemimpin (khalifah) dan menghapus batas-batas wilayah perbatasan di Timur Tengah.

    AL JAZEERA | CHOIRUL


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Lolos ke Piala Eropa 2020, Ronaldo dan Kane Bikin Rekor

    Sejumlah 20 negara sudah memastikan diri mengikuti turnamen empat tahunan Piala Eropa 2020. Ada beberapa catatan menarik.