India Akan Evakuasi Warganya dari Irak  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Militan Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS) berisap-siap menembakan kearah pasukan Irak yang ditangkap. Pasukan ISIS bersumpah untuk melancarkan pertempuran ke Baghdad dan kota-kota di selatan tempat beradanya situs-situs Syiah. dailymail.co.uk

    Militan Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS) berisap-siap menembakan kearah pasukan Irak yang ditangkap. Pasukan ISIS bersumpah untuk melancarkan pertempuran ke Baghdad dan kota-kota di selatan tempat beradanya situs-situs Syiah. dailymail.co.uk

    TEMPO.CO, New Delhi – Menteri Luar Negeri India Sushma Swaraj terus didesak untuk menyelamatkan warga India yang diculik di daerah yang dikuasai oleh pemberontak Irak menyusul pertemuan dengan utusan dari negara-negara Teluk, seperti Qatar, Oman, Arab Saudi, dan Uni Emirat Arab, pada Ahad, 29 Juni 2014.

    “Pertemuan ini meninggalkan jejak sebuah strategi masa depan untuk keselamatan dan evakuasi warga India di Irak. Pertemuan ini juga mengkaji langkah yang sudah diambil sejauh ini,” tulis Times of India, Ahad, 29 Juni 2014.

    Seperti diberitakan sebelumnya, kelompok militan Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS) telah menguasai Tikrit dan Mosul dan sejumlah kota lainnya dalam beberapa pekan terakhir. Setidaknya 46 perawat terjebak di rumah sakit Tikrit dan 39 pekerja konstruksi diculik dari Mosul.

    Sebagai operasi penyelamatan, India telah mengerahkan kapal perang di Teluk Persia sejak Sabtu lalu. Sejumlah jet juga sudah bersiaga. Negara itu pun telah membentuk kamp untuk memfasilitasi evakuasi. Saat ini ada sekitar 10 ribu warga India di zona nonkonflik Irak. (Baca juga: Gempur Militan Sunni, Irak Beli 5 Sukhoi Bekas).


    ANINGTIAS JATMIKA | TIMES OF INDIA

    Terpopuler

    Tolak Lamaran, Gadis Pakistan Dibakar Hidup-hidup 
    'Breaking News' TV Suriah Kejadian Seabad Lalu 
    Gempur Militan Sunni, Irak Beli 5 Sukhoi Bekas  




     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Obligasi Ritel Indonesia Seri 016 Ditawarkan Secara Online

    Pemerintah meluncurkan seri pertama surat utang negara yang diperdagangkan secara daring, yaitu Obligasi Ritel Indonesia seri 016 atau ORI - 016.