Pangeran Harry Cuma Dapat Warisan Rp 205 Miliar

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pangeran Harry, mengecat tembok untuk membuat mural saat acara Atlantic Rainforest di Sao Paulo, Brasil (25/6). Pangeran Harry melakukan perjalan ke Brasil selama 4 hari dan akan bertolak ke Cile. Dan Charity - Pool/Getty Images

    Pangeran Harry, mengecat tembok untuk membuat mural saat acara Atlantic Rainforest di Sao Paulo, Brasil (25/6). Pangeran Harry melakukan perjalan ke Brasil selama 4 hari dan akan bertolak ke Cile. Dan Charity - Pool/Getty Images

    TEMPO.COLondon – Menjelang ulang tahunnya yang ke-30 pada 15 September mendatang, Pangeran Harry telah bersiap untuk menerima warisan senilai 10 juta poundsterling atau senilai Rp 205 miliar dari mendiang ibunya, Putri Diana.

    Namun, bukan berarti jumlah ini bisa ia nikmati sendiri. Harry akan dikenakan pajak sekitar 40 persen dari total hadiahnya itu. Berarti ia harus merelakan 4 juta poundsterling untuk kas negara. Hal ini pula yang dilakukan Pangeran William dua tahun lalu saat ia berulang tahun ke-30.

    “Tidak ada cara untuk menghindari pajak,” kata seorang ahli pajak Inggris kepada The Mirror, Sabtu, 28 Juni 2014. Meskipun demikian, adik dari Pangeran William ini bisa membatasi pajaknya hingga 3,6 juta poundsterling jika ia memberikan uangnya untuk amal.

    Warisan yang besar ini didapat kedua pangeran dari sang ibu, Putri Diana, yang tewas dalam kecelakaan di jalanan Paris pada 1997 lalu. Diana meninggalkan warisan sebesar 12.966.022 poundsterling, yang telah berkurang menjadi 8.502.330 poundsterling setelah kematiannya.

    Namun, dana itu membengkak menjadi 20 juta poundsterling berkat investasi pintar yang dikelola penasihat kerajaan. Jumlah ini berasal dari harta gono-gini dengan Pangeran Charles, sejumlah saham, perhiasan, uang tunai, dan barang-barang pribadinya di Istana Kensington.

    ANINGTIAS JATMIKA | MIRROR

    Terpopuler

    Remaja 15 Tahun Asal Belanda Ikut Jihad di Suriah
    Tak Dapat Restu, Suami-Istri Pakistan Dibunuh
    Referendum, Hong Kong Ajukan Demokrasi kepada Cina



     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Tommy Soeharto dan Prabowo, Dari Cendana Sampai ke Pemerintahan

    Tommy Soeharto menerima saat Prabowo Subianto masuk dalam pemerintahan. Sebelumnya, mereka berkoalisi menghadapi Jokowi - Ma'ruf dalam Pilpres 2019.