Kena Razia, Pria Meledakkan Diri di Hotel Beirut  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Seorang warga membawa seorang perempuan yang menjadi korban ledakan bom mobil di Beirut, Lebanon (19/2). Setidaknya 4 orang tewas dan 70 orang luka-luka dalam ledakan ini.  REUTERS/Mahmoud Kheir

    Seorang warga membawa seorang perempuan yang menjadi korban ledakan bom mobil di Beirut, Lebanon (19/2). Setidaknya 4 orang tewas dan 70 orang luka-luka dalam ledakan ini. REUTERS/Mahmoud Kheir

    TEMPO.CO, Beirut - Sebuah ledakan bom terjadi di Hotel Duroy yang berada di pusat Beirut dalam sebuah operasi penyerbuan oleh pasukan keamanan.

    Menurut pejabat keamanan setempat, tersangka diduga meledakkan diri di kamarnya. Ledakan tersebut menimbulkan api dan mengepulkan asap hitam.

    Kementerian Dalam Negeri Lebanon mengatakan pelaku bom bunuh diri yang merupakan warga Arab Saudi itu tewas di tempat. Tersangka kedua berhasil ditangkap aparat kepolisian.

    "Pasukan keamanan sedang melakukan razia dan berhasil menangkap salah seorang tersangka, sementara yang lain meledakkan dirinya," kata Saqr Saqr, jaksa militer Lebanon, kepada kantor berita Associated Press, Rabu, 25 Juni 2014.

    Wartawan Al Jazeera, Rula Amin, melaporkan dari Beirut, serangan itu terjadi di daerah yang sering dikunjungi penduduk setempat dan dekat dengan kantor Kedutaan Besar Arab Saudi. "Pelaku bom bunuh diri melakukan serangan ketika pasukan keamanan berusaha menangkapnya," ujar Amin. (Baca: Bom Mobil Kembali Meledak di Suriah, 34 Tewas)

    Seorang pejabat di Departemen Keamanan Umum mengatakan operasi penyerbuan itu merupakan bagian dari upaya mengejar tersangka teroris di Lebanon.

    Pengeboman ini adalah serangkaian serangan terbaru yang menjadi perhatian pihak kepolisian di Lebanon dan memicu kekhawatiran timbulnya kekerasan akibat terpengaruh perang saudara yang terjadi di negara tetangga, Suriah. (Baca juga: Parlemen Lebanon Gagal Memilih Presiden)

    Pada Senin kemarin, seorang palaku bom bunuh diri meledakkan dirinya. Peristiwa bom bunuh diri ini menewaskan satu orang dan melukai 20 lainnya di dekat pos pemeriksaan yang berada di lingkungan warga Syiah Hizbullah.

    Satu kelompok yang memiliki hubungan dengan Al-Qaidah dan dikenal dengan nama Liwaa Ahrar As Sunna atau Brigade Sunni Bebas telah mengaku bertanggung jawab atas serangan tersebut, dan memperingatkan serangan akan terus berlanjut.

    AL JAZEERA | ROSALINA


    Terpopuler
    Cemburu, Suami Bunuh Teman Lelaki Istrinya 
    Soal Taman BMW, Ahok: Roy Suryo Baca Koran Enggak? 
    Ribuan Kiai Tajug Dukung Jokowi-JK
    Besok, Google Perkenalkan Android Lollipop  

     


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Yang Datang ke Istana, Ada Nadiem Makarim dan Tito Karnavian

    Seusai pelantikannya, Presiden Joko Widodo memanggil sejumlah nama ke Istana Negara, Senin, 21 Oktober 2019. Salah satunya, Tito Karnavian.