Polisi Tangkap Pendukung Timnas Iran  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Seorang wanita Iran menutupi wajahnya dengan bendera Iran saat mengikuti perayaan di jalanan Teheran, setelah timnas Iran lolos kualifikasi Piala Dunia Brazil 2014, usai mengalahkan timnas Korea selatan, Selasa (18/6). AP/Ebrahim Noroozi

    Seorang wanita Iran menutupi wajahnya dengan bendera Iran saat mengikuti perayaan di jalanan Teheran, setelah timnas Iran lolos kualifikasi Piala Dunia Brazil 2014, usai mengalahkan timnas Korea selatan, Selasa (18/6). AP/Ebrahim Noroozi

    TEMPO.CO, Teheran - Polisi Iran dilaporkan menangkap dua orang yang muncul dalam sebuah video yang disebar secara online dalam rangka memberikan dukungan kepada tim sepak bola negaranya dalam ajang Piala Dunia Brasil 2014. Dikutup dari kantor berita resmi Iran, IRNA, Senin, 23 Juni 2014, kepala polisi Rahmatolllah Taheri mengatakan kini para pelaku telah ditahan di Shahroud, Iran.

    Video yang diproduksi oleh Ajam Band dari London, Inggris, ini memang senagaja dibuat untuk menyampaikan kegembiraan warga Isran atas keterlibatan negaranya di kompetisi internasional sekelas Piala Dunia.

    Dalam video itu terpasang beberapa cuplikan kegembiraan warga Iran atas perstasi timnasnya yang berhasil melaju ke babak 16 besar Piala Dunia. Bebarapa adegan juga menampilan tarian dan nyanyian untuk mendukung negara mereka. Terlihat juga bendera Iran yang dikibarkan oleh orang-orang di jalanan, rumah, dan sebuah taman.

    Taheri menilai video tersebut terlalu "vulgar" dan meminta agar pemuda-pemuda lainnya tidak meniru atau mengulangi kejadian itu. Menurut laporan, mereka akan dikenai tuntutan.

    Di sisi lain, Presiden Iran Hassan Rouhanni juga ikut menikmati Piala Dunia. Ia menyaksikan pertandingan Iran melawan Argentina pada Sabtu pekan kemarin. Bahkan Rouhani mengunggah fotonya saat ia tengah berada di depan televisi untuk menonton pertandingan tersebut. (Baca: Presiden Iran Dilantik, Israel Ketakutan)

    "Saya bangga dengan anak-anak itu. Saya harap mereka bisa terus berjuang," kicau Rouhanni, seperti dilaporkan Sky News.

    Sebelumnya, polisi Iran juga menahan enam orang yang berjoget untuk menirukan video klip Pharrell Williams berjudul Happy. Namun mereka dibebaskan beberapa hari kemudian. (Baca: Pharrell Williams Jadi Juri di The Voice)

    RINDU P. HESTYA | SKY NEWS

    Berita Lain:
    Lebih dari 1.000 Orang Tewas di Irak Sepanjang Juni
    Amnesty Kecam Larangan Kata 'Allah' di Malaysia 
    Uni Eropa Larang Anggotanya Impor Produk Crimea


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Wajah Anggota Kabinet Indonesia Maju yang Disusun Jokowi - Ma'ruf

    Presiden Joko Widodo mengumumkan para pembantunya. Jokowi menyebut kabinet yang dibentuknya dengan nama Kabinet Indonesia Maju.