Arsitek Ini Buat Bangunan untuk Ibadah Tiga Agama  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • TEMPO/Wisnu Agung Prasetyo

    TEMPO/Wisnu Agung Prasetyo

    TEMPO.COBerlin – Seorang arsitek asal Berlin, Jerman, rupanya begitu menghargai perbedaan agama. Untuk pertama kalinya, sebuah masjid, gereja, dan sinagoge (tempat ibadah umat Yahudi) dibangun dalam satu atap.

    Pekan lalu, pemimpin dari tiga agama ini telah memberikan restu untuk mendirikan bangunan yang akan dinamai House of One secara seremonial dengan meletakkan batu bata pertama di atas tanah tempat ibadah akan didirikan.

    Bangunan ini akan didirikan di bekas bangunan gereja pertama di Kota Berlin yang berdiri sejak tahun 1350, dan baru-baru ini kembali ditemukan oleh para arkeolog.

    “Kami memutuskan untuk menggunakan lahan ini dengan membangun House of One sebagai tanda perdamaian dan toleransi,” kata juru bicara House of One, Anna Poeschel, seperti dikutip Daily Mail, Selasa, 24 Juni 2014.

    House of One yang dirancang oleh arsitek Wilfried Kuehn ini rencananya akan selesai dibangun pada 2018. Proyek pembangunan diperkirakan menghabiskan dana £ 35 juta atau sekitar Rp 714 miliar. Dana itu akan didapatkan dari sejumlah sumbangan.

    ANINGTIAS JATMIKA | DAILY MAIL

    Terpopuler

    Lebih dari 1.000 Orang Tewas di Irak Sepanjang Juni
    Netanyahu Ingatkan AS untuk Tak Gandeng Iran
    Amnesty Kecam Larangan Kata 'Allah' di Malaysia  


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Sulli dan Artis SM Entertaintment yang juga Tewas Bunuh Diri

    Sulli, yang bernama asli Choi Jin-ri ditemukan tewas oleh managernya pada 14 Oktober 2019. Ada bintang SM lainnya yang juga meninggal bunuh diri.