Amerika Khawatir Virus Chikungunya dari Brasil  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Estadio Azteca yang berada di Mexico City, Meksikomerupakaan stadion terbesar di dunia. Stadion ini memiliki kapasitas 105 ribu penonton dan dibuka pertama kali pada 1996. Stadion ini sudah dua kali menjamu putaran final Piala Dunia. Infocatolicos.com

    Estadio Azteca yang berada di Mexico City, Meksikomerupakaan stadion terbesar di dunia. Stadion ini memiliki kapasitas 105 ribu penonton dan dibuka pertama kali pada 1996. Stadion ini sudah dua kali menjamu putaran final Piala Dunia. Infocatolicos.com

    TEMPO.CO, New York -- Para penggemar sepak bola yang tinggal di New York boleh saja bergembira karena timnas Amerika Serikat berhasil bertahan melewati gempuran serangan tim Portugal dalam pertandingan yang digelar Subuh tadi waktu Indonesia. Namun, selain kenangan, Senator Charles Schumer ternyata cemas dengan kemungkinan bahwa fan tidak hanya membawa kabar baik, tapi juga virus chikungunya atau chik-V dari gigitan nyamuk asal Brasil. (Baca: Biaya Hotel Mahal, Penggemar Tidur di Pantai Rio)

    "Pengunjung bisa pulang ke sini dengan kenangan, foto, dan cerita Piala Dunia, tapi kita tak boleh kesampingkan perpindahan virus chik-V. Piala Dunia di Brasil bisa menjadi inkubator bagi virus ini untuk menyebar," kata Schumer, seperti dilaporkan New York Post, Ahad, 22 Juni 2014.

    Dengan kekhawatiran ini, Schumer mendesak Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit mengeluarkan peringatan kesehatan langsung ke dokter-dokter di New York dan seluruh negara. Shcumer juga meminta Departemen Keamanan Dalam Negeri untuk mengeluarkan "darurat publik" untuk meningkatkan inspeksi di pelabuhan AS dan wisatawan yang datang dari Brasil.

    Menurut laporan, terdapat 26 ribu kasus chikungunya yang terjadi di wilayah Amerika. Wabahnya mulai menyebar hingga ke Karibia, Republik Dominika, dan tuan rumah Piala Dunia tahun ini. (Baca: Chikungunya dari Karibia Mulai Mewabah di Amerika)

    Chikungunya bisa membuat penderitanya mengalami demam dan nyeri sendi, bahkan menjadi kritis. Tidak ada obat atau vaksin untuk penyakit ini. Mencegah gigitan adalah kunci utama untuk menghindari infeksi. (Baca: Wabah Chikungunya Serang Banyuwangi)

    RINDU P. HESTYA | NEW YORK POST

    Berita Lain:
    Pejabat Australia Temukan Lokasi Baru MH370
    Buku Baru Ungkap 'Perang Dingin' Obama-Clinton
    Pernah Kalah Debat, Obama Terpilih Jadi Presiden


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Wajah Anggota Kabinet Indonesia Maju yang Disusun Jokowi - Ma'ruf

    Presiden Joko Widodo mengumumkan para pembantunya. Jokowi menyebut kabinet yang dibentuknya dengan nama Kabinet Indonesia Maju.