Kenya Imbau Warganya Tak Gelar Nobar Piala Dunia  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Kendaraan hangus berada di luar kantor polisi di Mpeketoni, di Lamu county sepanjang pantai Kenya (15/6). Beberapa pria bersenjata berat menyerang kota dekat pulau pesisir dan resor wisata populer lamu, setidaknya 48 orang tewas dan dicurigai militan Shebab dari Somalia yang menyerbu. STRINGER/AFP/Getty Images

    Kendaraan hangus berada di luar kantor polisi di Mpeketoni, di Lamu county sepanjang pantai Kenya (15/6). Beberapa pria bersenjata berat menyerang kota dekat pulau pesisir dan resor wisata populer lamu, setidaknya 48 orang tewas dan dicurigai militan Shebab dari Somalia yang menyerbu. STRINGER/AFP/Getty Images

    TEMPO.CONairobi – Pemerintah Kenya telah mengeluarkan imbauan agar warganya tidak menyaksikan perhelatan Piala Dunia 2014 di luar rumah atau tempat-tempat terbuka lainnya. Imbauan ini dikeluarkan menyusul serangan ke sebuah lokasi nonton bareng Piala Dunia pada awal pekan ini.

    “Bila memungkinkan, pemerintah sangat menyarankan seluruh warga untuk menonton pertandingan Piala Dunia di rumah mereka saja, bukannya di tempat yang ramai dan terbuka,” demikian pernyataan dari Kementerian Dalam Negeri, seperti dikutip dari BBC, Jumat, 20 Juni 2014,

    Kementerian Dalam Negeri menyatakan meskipun keamanan telah ditingkatkan di seluruh negeri, pemilik bar dan restoran tempat nonton bareng bisa digelar juga harus mengambil tindakan pencegahan ekstra.

    Puluhan orang meninggal pada Minggu malam pekan lalu saat sedang nonton bersama Piala Dunia di kota tepi laut Mpeketoni. Pihak berwenang menyalahkan Al-Shabab, kelompok terorisme yang terkait dengan Al-Qaeda, setelah sebelumnya mereka menyuarakan sumpah akan meneror untuk membalas kehadiran militer Kenya di Somalia. (Baca: Nonton Bareng Piala Dunia, Warga Kenya Ditembaki)

    ANINGTIAS JATMIKA | BBC

    Terpopuler

    5 Fakta tentang Raja Baru Spanyol
    Pertama Kali, Ratu Spanyol dari Kalangan Biasa
    Habis Diperkosa, Gadis Pakistan Digantung di Pohon


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Proyek Infrastruktur, 17 Kepala Daerah Ditangkap dalam 2 Tahun

    Sejak berdiri pada 2002 hingga sekarang, Komisi Pemberantasan Korupsi telah menangkap 121 kepala daerah terkait kasus proyek infrastruktur.