Juan Manuel Santos Jadi Presiden Kolombia  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Presiden Kolombia Juan Manuel Santos. REUTERS/Andres Picov/Colombian Presidency

    Presiden Kolombia Juan Manuel Santos. REUTERS/Andres Picov/Colombian Presidency

    TEMPO.CO, Bogota - Juan Manuel Santos berhasil mempertahankan jabatan untuk kedua kalinya setelah terpilih kembali menjadi Presiden Kolombia dalam pemilihan umum yang digelar Ahad, 15 Juni 2014. Dalam pesta demokrasi tersebut Santos mengalahkan rival kuatnya, Oscar Ivan Zuluaga.

    Pada perhitungan suara yang digelar panitia pemilihan umum, Ahad, 15 Juni 2014, terkumupul lebih dari 98 persen suara, masing-masing disabet Santos dari sayap tengah-kanan menangguk 50,8 persen sedangkan Zuluaga mendapatkan 45,1 persen suara.

    Menurut sejumlah koresponden media asing di Kolombia, pemilihan umum kali ini sangat dramatis. Selisih kemenangan Santos sangat tipis. "Kemenangan ini bisa menjadi kartu bagi Santos untuk melanjutkan perundingan dengan pemberontak FARC."

    Santos, 62 tahun, akan dilantik sebagai Presiden Kolombia untuk kedua kalinya pada Agustus 2014. "Terima kasih banyak rakyat Kolombia. Dukungan kalian mengharuskan kami bekerja lebih keras lagi," ucap Santos.

    Zuluaga yang memenangkan pemilihan pada putaran pertama, Mei 2014, bisa menerima kekalahan tersebut. Hal itu disampaikan kepada para pendukungnya di markas besarnya. Namun demikian, dia bersumpah bahwa akan terus melanjutkan perjuangan untuk mempertahankan kehidupan dan kebebasan bagi seluruh rakyat Kolombia.

    Pada pidatonya, dia juga menyampaikan ucapan terima kasih kepada mentor politiknya, bekas Presiden Alvaro Uribe, yang akan dilantik sebagai Senator pada Agustus 2014 dan diharapkan akan memimpin kelompok oposisi terhadap pemerintah.

    AL JAZEERA | BBC | CHOIRUL

    Berita lainnya:
    Ratusan Selebriti Hadiri Festival Film Shanghai
    Penyanyi Jazz Jimmy Scott Tutup Usia 
    Anggun Segera Luncurkan Parfumnya  


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Calon Menteri yang Disodorkan Partai dan Ormas, Ada Nama Prabowo

    Presiden Joko Widodo menyatakan bahwa sebanyak 45 persen jejeran kursi calon menteri bakal diisi kader partai.