Pesawat Militer Ukraina Ditembak Jatuh, 49 Tewas  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Helikopter Mi-24 Ukraina menyerang Bandara Internasional Donetsk yang dikuasai massa pro Rusia (26/5). Tiga helikopter Ukraina menembakan rudal dan senjata berat. REUTERS/Yannis Behrakis

    Helikopter Mi-24 Ukraina menyerang Bandara Internasional Donetsk yang dikuasai massa pro Rusia (26/5). Tiga helikopter Ukraina menembakan rudal dan senjata berat. REUTERS/Yannis Behrakis

    TEMPO.CO, Kiev – Sebanyak 49 tentara Ukraina tewas setelah sebuah pesawat angkut militer yang mereka tumpangi ditembak jatuh oleh militan anti-pemerintah di kota timur Lugansk pada Sabtu, 14 Juni 2014.

    Kepada CNN, juru bicara militer Vladislav Seleznyov mengatakan pesawat Ilyushin ini ditembak menggunakan senapan mesin anti-pesawat saat mendekati bandara di Kota Lugansk. Pesawat ini juga membawa sejumlah mesin, perlengkapan, dan persediaan militer untuk operasi antiteror.

    Sejak pertengahan April kemarin, konfrontasi antara pemberontak dan pasukan pemerintah memang terus terjadi di sebagian besar wilayah Lugansk dan Donestsk, yang berbahasa Rusia. Kerusuhan ini setidaknya telah menewaskan lebih dari 200 orang. (Baca: Militer Ukraina Menguasai Bandara Donetsk)

    Menurut seorang pejabat senior Departemen Luar Negeri, Perdana Menteri Ukraina Arseniy Yatsenyuk telah berbicara melalui telepon dengan Menteri Luar Negeri Amerika Serikat John Kerry, yang menyatakan belasungkawa atas jatuhnya korban jiwa dan menyampaikan "kekhawatiran kuat" tentang aliran senjata berat dan militan yang melintasi perbatasan dari Rusia. (Baca: Rusia Dituduh Mengirimkan Tank ke Ukraina)

    Tak hanya itu, Presiden Prancis Francois Hollande dan Kanselir Jerman Angela Merkel telah berdiskusi via telepon dengan Presiden Rusia Vladimir Putin guna membahas krisis di Ukraina. Mereka meminta Putin untuk melunak dan membantu gencatan senjata.

    ANINGTIAS JATMIKA | CNN

    Terpopuler

    Manning: Sejak Awal Publik Dibohongi soal Irak
    Pria Ini Menelan Blackberry
    Penulis Buku MH370: Pesawat Sengaja Dilenyapkan

     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Korban Konflik Lahan Era SBY dan 4 Tahun Jokowi Versi KPA

    Konsorsium Pembaruan Agraria menyebutkan kasus konflik agraria dalam empat tahun era Jokowi jauh lebih banyak ketimbang sepuluh tahun era SBY.