Penulis Buku MH370: Pesawat Sengaja Dilenyapkan

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Seorang wanita membaca papan bertuliskan pesan harapan bagi penumpang dan awak pesawat Malaysia Airlines MH370 yang hilang di pusat perbelanjaan Petaling Jaya, dekat Kuala Lumpur, Malaysia, Selasa, 18 Maret 2014. (AP Photo/Lai Seng Sin)

    Seorang wanita membaca papan bertuliskan pesan harapan bagi penumpang dan awak pesawat Malaysia Airlines MH370 yang hilang di pusat perbelanjaan Petaling Jaya, dekat Kuala Lumpur, Malaysia, Selasa, 18 Maret 2014. (AP Photo/Lai Seng Sin)

    TEMPO.CO, Kuala Lumpur - Pencarian pesawat Malaysia Airlines MH370 yang hilang sejak 8 Maret 2014 memulai babak baru. Seorang pilot pesawat komersial, Ewan Wilson, dalam bukunya bertajuk Good Night Malaysia 370: The Truth Behind the Loss of Flight 370 mengklaim MH370 bersama 239 penumpang berikut awaknya "sengaja" dihilangkan. Upaya melenyapkan pesawat itu telah "diperhitungkan" dengan cermat.

    Ewan yang menulis buku itu bersama seorang reporter Waikato Times di Selandia Baru, Geoff Taylor, sampai pada keyakinan itu setelah melakukan analisis secara rinci tentang data penerbangan, rute yang diambil pesawat itu, wawancara dengan keluarga pilot MH370 Zaharie Ahmad Shah, dan mereka yang percaya bahwa pesawat itu hilang di Samudra Hindia.

    "Untuk pertama kali kami menyajikan analisis rinci dari pesawat itu," kata Wilson di laman Stuff.co.nz seperti dilansir The Independent.co.uk, Sabtu, 14 Juni 2014.

    Hilangnya pesawat MH370 saat terbang dari Kuala Lumpur menuju Beijing, Cina, ujar dia, telah menarik perhatian dunia dan mengejutkan setiap orang. Namun, menurut Taylor, peristiwa hilangnya MH370 bukan kecelakaan. "Itu disengaja dan itu diperhitungkan, dan itu seharusnya tidak pernah dibolehkan terjadi," kata Taylor.

    Menurut Taylor, aparat yang bertanggung jawab dengan hilangnya MH370 berutang pada 239 penumpang pesawat Boeing 777 untuk mengatakan "kebenaran." Namun mereka menolak menyatakan kebenaran itu. "Demi para anggota keluarga, kebenaran harus disampaikan," ia menegaskan.

    Pencarian pesawat MH370 masih berlangsung di kawasan tak jauh dari pencarian awal pesawat. Adapun tujuh keluarga penumpang MH370 telah menerima pembayaran kompensasi sebesar US$ 50 ribu atau sekitar 30 ribu euro.

    THE INDEPENDENT | MARIA RITA


    Berita lainnya:
    Israel Tangkap 80 Warga Palestina 

    Milisi ISIS Klaim Membunuh 1.700 Warga Irak 

    Enam Editor Majalah Kampus di India Ditangka





     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Menunggu Dobrakan Ahok di Pertamina

    Basuki Tjahaja Purnama akan menempati posisi strategis di Pertamina. Ahok diperkirakan akan menghadapi banyak masalah yang di BUMN itu.