Rusia Dituduh Mengirimkan Tank ke Ukraina  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pemberontak pro-Rusia, menjaga barang-barang yang berhasil diambil dari pasukan perbatasan unit militer Ukraina di Luhansk, Ukraina timur (4/6). Pemberontak pro-Rusia yang mengumpulkan sejumlah besar senjata dan amunisi yang ditinggalkan oleh pasukan Ukraina. AP/Vadim Ghirda

    Pemberontak pro-Rusia, menjaga barang-barang yang berhasil diambil dari pasukan perbatasan unit militer Ukraina di Luhansk, Ukraina timur (4/6). Pemberontak pro-Rusia yang mengumpulkan sejumlah besar senjata dan amunisi yang ditinggalkan oleh pasukan Ukraina. AP/Vadim Ghirda

    TEMPO.CO, Kiev - Ukraina menuduh Rusia mengizinkan tiga tank dan kendaraan militer lainnya melintasi perbatasan sebelah timur Ukraina guna membantu separatis pro-Rusia.

    Tuduhan yang disampaikan pada Kamis, 12 Juni 2014, tersebut tidak segera mendapatkan respons dari Rusia. Namun kantor berita Reuters melaporkan bahwa korespondennya telah menyaksikan tiga tank tempur memasuki kota perbatasan Snizhnye.

    "Kami mengamati ada kendaraan tempur melintasi perbatasan membawa personel militer. Menurut informasi yang kami terima, ada kendaraan lapis baja lainnya, termasuk senjata artileri, masuk ke perbatasan. Pagi ini semuanya telah berada di Snizhnye," kata Menteri Dalam Negeri Ukraina Arseny Avakov kepada wartawan di Kiev.

    Dia mengatakan pasukan Ukraina berhasil menghancurkan mereka dan perang masih terus berlangsung. Namun Avakov tidak memberikan keterangan detail selanjutnya.

    Rusia menolak tuduhan membantu kaum separatis yang kini telah mengontrol beberapa kota yang didiami warga berbahasa Rusia di timur Ukraina. Bahkan Presiden Vladimir Putin berjanji memperketat wilayah perbatasan.

    AL JAZEERA | CHOIRUL  


    Berita Lain:
    Smartphone Mozilla Rp 295 Ribu Hadir di Akhir 2014
    Uji Coba ke-26, Pelatih: Timnas U-19 Makin Bagus
    Petir Bubarkan Pidato Pengukuhan Guru Besar SBY


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Demo Revisi UU KPK Berujung Rusuh, Ada 1.365 Orang Ditangkap

    Demonstrasi di DPR soal Revisi UU KPK pada September 2019 dilakukan mahasiswa, buruh, dan pelajar. Dari 1.365 orang yang ditangkapi, 179 ditahan.