Piala Dunia, Meksiko Vs Kamerun Terancam Aksi Demo  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Seorang perwira polisi militer menembakkan granat gas air mata terhadap demonstran saat protes terhadap Piala Dunia FIFA di luar Stadion Nasional di Brasilia, Brasil (27/5). (AP/Eraldo Peres)

    Seorang perwira polisi militer menembakkan granat gas air mata terhadap demonstran saat protes terhadap Piala Dunia FIFA di luar Stadion Nasional di Brasilia, Brasil (27/5). (AP/Eraldo Peres)

    TEMPO.CO, Natal - Piala Dunia Brasil 2014 resmi digelar pada 12 Juni waktu setempat. Di antara meriahnya selebrasi gol dan kemenangan timnas Brasil melawan Kroasia pada pertandingan perdana, ternyata aksi mogok kerja dan demo masih menghantui tuan rumah kompetisi sepak bola terbesar ini.

    Dikutip dari Reuters, Kamis, 12 Juni 2014, kelompok demonstran dari kalangan supir bis berencana melakukan serangan di kota timur laut Brasil, termasuk daerah sekitar Stadion Arena das Dunas di Natal, tempat pertandingan Meksiko dan Kamerun akan digelar. Aksi demo ini dikhawatirkan akan mengacaukan lalu lintas dan keamanan saat kompetisi kedua itu berlangsung. (Baca: Transportasi Lumpuh, Timnas Meksiko Naik Taksi)

    Aksi mogok kerja yang dilakukan sopir bis dan operator kereta api ini mulai mempengaruhi transportasi di kota-kota Brasil. Apalagi, kereta api bawah tanah adalah transportasi andalan yang diberikan pemerintah. (Baca: Mogok Kerja, 60 Operator Kereta Brasil Dipecat)

    Namun, media Brasil Agencia melaporkan kota ini sedang mempersiapkan rencana cadangan untuk menanggulangi tranportasi yang lumpuh akibat aksi demo itu. Rencananya pemerintah akan menyediakan bis khusus dan van untuk transportasi pengganti.

    Menurut laporan, lalu lintas di Natal masih berjalan normal hingga hari ini. Bis-bis pengangkut penumpang juga masih beroperasi di sepanjang jalan.

    RINDU P HESTYA | REUTERS

    Berita Lain:
    Pemenang Laga Piala Dunia Versi Unta Peramal
    Setelah Mosul, ISIL Kuasai Kota Tikrit
    2 Aktivis Myanmar Dilarang Pulang ke Tanah Airnya


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Eliud Kipchoge Tak Pecahkan Rekor Dunia Marathon di Ineos 1:59

    Walau Eliud Kipchoge menjadi manusia pertama yang menempuh marathon kurang dari dua jam pada 12 Oktober 2019, ia tak pecahkan rekor dunia. Alasannya?