RI-Afrika Selatan Tingkatkan Hubungan Via Media  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Direktur Afrika Kementerian Luar Negeri RI Lasro Simbolon (kanan), bersama Duta Besar Afrika Selatan, Pakamisa Augustine Sifuba usai Diskusi

    Direktur Afrika Kementerian Luar Negeri RI Lasro Simbolon (kanan), bersama Duta Besar Afrika Selatan, Pakamisa Augustine Sifuba usai Diskusi "Memperkuat Kerjasama RI-Afrika Selatan" di Karawaci, Tangerang (10/6). Istimewa

    TEMPO.CO, Tangerang – Hubungan antar-rakyat masih menjadi tantangan besar dalam peningkatan kerja sama antara Indonesia dan Afrika Selatan, meskipun Kemitraan Strategis telah disepakati sejak 2008.

    “Saat ini kita sedang mendorong satu nota kesepahaman antara kantor berita kita dengan mitranya di Afrika Selatan untuk dimasukkan dalam rencana aksi kemitraan strategis,” kata Direktur Afrika Kementerian Luar Negeri RI, Lasro Simbolon, kepada Tempo setelah diskusi bertema “Memperkuat Kerja Sama RI-Afrika Selatan" di Lippo Karawaci, Tangerang, Selasa, 10 Juni 2014.

    Dalam acara tersebut hadir pula Duta Besar Afrika Selatan, Pakamisa Augustine Sifuba, sebagai wakil menyampaikan perkembangan terkini kerja sama kedua negara.

    Lasro menyampaikan bahwa forum itu bertujuan merumuskan sekaligus memantapkan pembentukan Rencana Aksi (Plan of Action) 2014-2018 Implementasi Deklarasi Bersama Kemitraan Strategis RI-Afrika Selatan. Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dan Presiden Afrika Selatan, Thabo Mbeki, menandatangani Deklarasi Bersama Kemitraan Strategis untuk Masa Depan yang Damai dan Sejahtera pada 17 Maret 2008 di Tswane, Afsel.

    Selanjutnya, rencana aksi diperlukan dalam bentuk road map sebagai rujukan operasional dalam implementasinya. Penyusunan rencana aksi merupakan kesepakatan pertemuan bilateral antara Menteri Luar Negeri RI, Marty Natalegawa, dengan Menlu Afrika Selatan, Maite Nkoana-Mashabane, di Jakarta, 1 Maret 2013.

    Beberapa sektor kerja sama yang ditekankan dalam rencana aksi, antara lain pertahanan dan keamanan, ekonomi pembangunan, energi, kelautan dan perikanan, pertanian, pendidikan, pariwisata, iptek, pendidikan, media, dan sosial budaya.

    Hubungan kedua negara di bidang perdagangan, dalam lima tahun terakhir menunjukkan pertumbuhan rata-rata 26 persen per tahun. Pada 2013 nilai total perdagangan kedua negara mencapai US$ 1,9 miliar, menjadikan Afrika Selatan sebagai negara mitra dagang kedua terbesar Indonesia di Afrika.

    Afrika Selatan merupakan satu-satunya negara di benua Afrika yang memiliki kesepakatan kemitraan strategis dengan Indonesia. Kemitraan strategis tersebut diharapkan tidak saja memperkuat kerja sama bilateral, namun juga memantapkan kedua negara dalam memberikan kontribusi dan peran aktif dalam menghadapi tantangan global.

    NATALIA SANTI


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kontroversi Nike ZoomX Vaporfly yang Membantu Memecahkan Rekor

    Sejumlah atlet mengadukan Nike ZoomX Vaporfly kepada IAAF karena dianggap memberikan bantuan tak wajar kepada atlet marathon.