Junta Thailand Buka Layanan Pangkas Rambut Gratis  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Anak kecil berpose dengan tentara Thailand yang menjaga Victory Monument di Bangkok, Thailand (30/5). (AP/Sakchai Lalit)

    Anak kecil berpose dengan tentara Thailand yang menjaga Victory Monument di Bangkok, Thailand (30/5). (AP/Sakchai Lalit)

    TEMPO.CO, Bangkok – Militer Thailand punya cara unik menurunkan tensi ketegangan pascakudeta yang dilakukan terhadap pemerintahan di Negeri Gajah Putih. Kudeta militer Thailand yang banyak dianggap menegangkan rupanya disiasati Jenderal Prayuth Chan-ocha. Jenderal yang mengambil alih Thailand pada dua pekan lalu itu menawarkan pangkas rambut gratis kepada publik Thailand. (Baca: Thailand Kerahkan Militer untuk Tangkal Demonstran)

    Dikutip The Guardian, Kamis, 5 Juni 2014, dalam sebuah kampanye bertajuk “Kebahagiaan” yang dilakukan pasukan militer Thailland, warga Bangkok bisa mendapatkan layanan pangkas rambut gratis. Tak hanya itu, festival musik juga digelar dalam kampanye ini.

    Dalam sebuah pernyataan, Prayuth dengan tegas mengatakan, "Rakyat Thailand, dan juga saya, mungkin tak senang dengan kudeta ini. Namun sejak 22 Mei akan ada kebahagiaan.”

    Situasi Thailand memang memanas sejak junta militer mengambil alih pemerintahan Thailand pada 22 Mei lalu. Sejumlah siaran radio dan televisi dilarang tayang serta pemberlakuan jam malam berlaku di seluruh Thailand. Ratusan pejabat politik pun, termasuk mantan Perdana Menteri Yingluck Shinawatra, ditangkap. (Baca: Redam Demonstran, Thailand Blokir Facebook)

    ANINGTIAS JATMIKA | THE GUARDIAN

    Baca Juga

    10 Fakta Unik tentang Yakuza
    Yakuza Paksa Tunawisma Bekerja di PLTN Fukushima
    Soekarno 'Hidup Lagi' di Hong Kong


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Proyek Infrastruktur, 17 Kepala Daerah Ditangkap dalam 2 Tahun

    Sejak berdiri pada 2002 hingga sekarang, Komisi Pemberantasan Korupsi telah menangkap 121 kepala daerah terkait kasus proyek infrastruktur.