Junta Thailand Larang Salam ala Hunger Games  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Para pengunjuk rasa menentang sikap pemerintahan militer dengan mengangkat tiga jari tengah ke atas, saat demonstrasi singkat di pusat perbelanjaan di Bangkok, Thailand (1/6). Hampir semua warga Thailand mengangkat tiga jari mereka jika bertemu dengan barisan tentara untuk simbol penentangan. REUTERS/Erik De Castro

    Para pengunjuk rasa menentang sikap pemerintahan militer dengan mengangkat tiga jari tengah ke atas, saat demonstrasi singkat di pusat perbelanjaan di Bangkok, Thailand (1/6). Hampir semua warga Thailand mengangkat tiga jari mereka jika bertemu dengan barisan tentara untuk simbol penentangan. REUTERS/Erik De Castro

    TEMPO.CO, Bangkok - Junta militer Thailand melarang penggunaan salam tiga jari yang dilakukan demonstran. Seperti dilansir situs News.com.au, mereka mengatakan akan menangkap siapa pun yang mengabaikan peringatan untuk menurunkan lengannya. (Baca juga: Thailand Terinspirasi Hunger Games Lawan Junta)

    "Kita tahu itu berasal dari film dan katakanlah itu merupakan perlawanan terhadap pemerintah," kata Kolonel Weerachon Sukhondhapatipak, juru bicara junta, kepada The Associated Press. "Jika kita menemukan satu warga Thailand mengangkat tiga jari ke udara, kita tidak akan menahannya."

    Bagaimana jika pelakunya lebih dari lima orang? "Kami menganggapnya sebagai pertemuan politik, maka kami akan mengambil beberapa tindakan," katanya.

    Seperti diberitakan sebelumnya, banyak warga Thailand yang mengadopsi simbol perlawanan dari film The Hunger Games, yakni dengan mengacungkan tiga jari ke atas. Tiga jari dimaksudkan untuk menyerukan tiga hal: tidak melakukan kudeta, menghormati kebebasan berpendapat, dan demokrasi.

    Berbarengan dengan pengumuman pelarangan salam ala Hunger Games itu, junta militer juga melonggarkan jam malam di tiga resor wisata utama di Thailand, yaitu Phuket , Koh Samui, dan Pattaya. Di luar tiga wilayah ini, jam malam tetap diberlakukan, termasuk di Bangkok, di mana hampir seluruh demonstran mempraktekkan salam tiga jari itu. (Baca: Jam Malam Dicabut di Kawasan Wisata Thailand)

    "Pada titik ini kami sedang memantau gerakan," kata Weerachon. "Jika ini adalah sebuah bentuk nyata perlawanan, maka kami harus mengendalikannya sehingga tidak menimbulkan gangguan di negara ini."

    Seiring pemberlakuan jam malam, militer telah melarang pertemuan politik lebih dari lima orang dan melarang kritik atas kudeta dengan menutup stasiun televisi berafiliasi ke partai politik tertentu dan memblokir ratusan situs web. 

    Mengenai salut ala Hunger Games, demonstran mengartikan secara berbeda-beda. Ada yang bilang itu mengacu pada Revolusi Perancis: kebebasan, kesetaraan, persaudaraan. Namun, yang lain mengatakan itu berarti kebebasan, pemilu, dan demokrasi. Yang lain terang-terangan menyatakan sindiran untuk junta: tidak kudeta, kebebasan, dan demokrasi. Dalam Hunger Games, salut tiga jari diartinya sebagai: terima kasih, rasa kekaguman, dan selamat tinggal untuk seseorang yang dicintai.

    Aktivis Sombat Boonngam-anong yang menggalang protes antikudeta menyatakan tiga jari adalah simbol dalam menyerukan hak-hak politik yang mendasar. Ia mengimbau masyarakat untuk mengangkat tiga jari tiga kali sehari pada pukul 09.00, 13.00, dan 17.00 di tempat-tempat publik yang aman di mana tidak ada polisi atau militer yang hadir.

    "Mari kita mengingat gerakan antikudeta tiga kali sehari bersama-sama," katanya, yang menyatakan bahwa demonstran harus mengangkat tangan kanan mereka dan tetap diam selama 30 detik.

    Human Rights Watch mengkritik peringatan junta dengan mengatakannya sebagai bentuk pola pikir yang memandang hak asasi manusia dengan jijik dan melihat pembangkangan sebagai musuh. "Mereka tak hanya menargetkan demonstran damai, tapi juga demonstran yang diam. Tiga jari ke atas sudah cukup untuk memancing junta bereaksi," kata Brad Adams, Direktur Human Rights Watch kawasan Asia.

    SMH | AP | INDAH P

    Berita utama:
    Pesan Aktivis 98 untuk Aktivis Pendukung Prabowo
    Pilpres, SBY: Jangan Provokatif dan Agitatif
    Unik, Ada Ketua DPP Gerindra Pilih Jokowi-JK


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Obligasi Ritel Indonesia Seri 016 Ditawarkan Secara Online

    Pemerintah meluncurkan seri pertama surat utang negara yang diperdagangkan secara daring, yaitu Obligasi Ritel Indonesia seri 016 atau ORI - 016.