Jelang Pemilihan Presiden, Suriah Makin Memanas

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pemberontak bersiap menembakkan senjatanya ke arah pasukan Presiden Suriah Bashar al-Assad yang ditempatkan di kamp militer Wadi al-Deif di provinsi Idlib, Suriah (1/6). REUTERS/Khalil Ashawi

    Pemberontak bersiap menembakkan senjatanya ke arah pasukan Presiden Suriah Bashar al-Assad yang ditempatkan di kamp militer Wadi al-Deif di provinsi Idlib, Suriah (1/6). REUTERS/Khalil Ashawi

    TEMPO.COAleppo – Setidaknya 54 orang tewas dalam tiga hari pemberontakan yang intensitasnya meningkat menjelang pemilihan umum. Banyak pihak yang menuding pemilihan presiden sebagai permainan Presiden Bashar al-Assad semata.

    Dilaporkan Al-Jazeera, menurut keterangan badan pemantau hak asasi manusia di Suriah yang berbasis di Inggris, empat orang tewas dalam serangan mortir dan roket yang ditujukan ke kubu pemerintah di Kota Aleppo pada Senin, 2 Juni 2014. Jumlah ini menambah angka kematian menjadi 54 sejak Sabtu kemarin.

    Rami Abdel Rahman, direktur badan pemantau HAM tersebut, menyatakan serangan ini terkait dengan pemilihan presiden mendatang. Kelompok oposisi dan pemberontak menyebut pemilu ini sebagai drama dan permainan semata. Mereka yakin bahwa pemenangnya pastilah Assad. (Baca: Tenda Pendukung Assad Diserang, 39 Orang Tewas)

    Pemilihan Presiden Suriah akan digelar pada Selasa, 3 Juni 2014, waktu setempat. Sebelumnya, pemberontak memang telah mengancam akan mengganggu pemungutan suara di daerah-daerah yang dikuasai pemerintah.

    ANINGTIAS JATMIKA | AL-JAZEERA


    Terpopuler

    Ambil Uang Rp 8 Ribu di Dalam Sumur, 7 Bocah Tewas
    Kate Middleton Menyelinap ke Hotel Sultan Brunei
    Ayah dan Dua Anaknya Perkosa Gadis 15 Tahun  

     

     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Wajah Anggota Kabinet Indonesia Maju yang Disusun Jokowi - Ma'ruf

    Presiden Joko Widodo mengumumkan para pembantunya. Jokowi menyebut kabinet yang dibentuknya dengan nama Kabinet Indonesia Maju.