Lupa Kata Sandi? Klik di Sini

atau Masuk melalui

Belum Memiliki Akun Daftar di Sini


atau Daftar melalui

Sudah Memiliki Akun Masuk di Sini

Konfirmasi Email

Kami telah mengirimkan link aktivasi melalui email ke rudihamdani@gmail.com.

Klik link aktivasi dan dapatkan akses membaca 2 artikel gratis non Laput di koran dan Majalah Tempo

Jika Anda tidak menerima email,
Kirimkan Lagi Sekarang

Sebab Raja Spanyol Turun Takhta  

Editor

Indah Pratiwi

image-gnews
Raja Juan carlos dan Ratu Sofia
Raja Juan carlos dan Ratu Sofia
Iklan

TEMPO.CO, Madrid - Raja Spanyol, Juan Carlos, mengumumkan turun takhta hari ini, dan menyerahkannya pada putra mahkota Felipe de Borbon. Raja berusia 76 tahun ini mengatakan sudah waktunya bagi generasi muda untuk mengambil peran.

"Saya telah memutuskan untuk mengakhiri pemerintahan saya dan melepaskan mahkota Spanyol," katanya dalam pidato di televisi pada hari Senin. Ia mengatakan anaknya telah siap untuk mengambil mahkota itu dalam apa yang disebutnya 'akan membuka era harapan baru' dengan menggabungkan pengalaman dan semangat generasi baru.

Berbicara dari kantornya di Istana Zarzuela, dia mengatakan sudah waktunya untuk melakukan pembaharuan, mengatasi dan memperbaiki kesalahan, dan membuka jalan untuk masa depan yang jelas lebih baik.

Raja Juan Carlos meyakinkan rakyatnya bahwa Pangeran Felipe yang berusia 46 tahun akan mampu mewujudkan stabilitas. "Dia memiliki kematangan, persiapan, dan rasa tanggung jawab yang diperlukan untuk menduduki takhta," katanya.

Dia menyatakan sangat bangga mampu menjadi raja selama hampir empat dekade. "Saya ingin yang terbaik bagi Spanyol, di mana saya telah mengabdikan seluruh hidup saya," katanya.

Mundurnya Juan Carlos tak secara otomatis melantik Felipe menduduki takhta. Parlemen Spanyol harus menyetujui undang-undang untuk menyelesaikan proses pengunduran dirinya sebelum Pangeran Felipe bisa dinobatkan. Perdana Menteri Mariano Rajoy dikabarkan segera menggelar pertemuan kabinet darurat, Selasa pagi, untuk membahas masalah tersebut

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

Raja yang naik takhta setelah kematian diktator Jenderal Francisco Franco dianggap memiliki jasa besar dalam mengarahkan transisi Spanyol menuju demokrasi. Namun dalam beberapa tahun terakhir, popularitasnya menurun.

Bahkan, ia dipaksa untuk membuat permintaan maaf secara luas yang belum pernah terjadi sebelumnya pada bulan April 2012, setelah kemarahan meluas sebagai reaksi atas perjalanan berburu gajah yang dilakukannya ke Botswana. Ia dikabarkan tinggal di pondok yang mewah sementara negaranya berjuang menahan laju defisit dengan melakukan pengetatan di berbagai sektor. Publik Spanyol mengetahui kepergian Raja setelah ia diterbangkan pulang untuk operasi darurat setelah pinggulnya cedera.

Perjalanan itu juga memicu rumor adanya perselingkuhan antara Raja dengan Corinna zu Sayn-Wittgenstein, seorang bangsawan Jerman yang usianya 28 tahun lebih muda yang menemaninya bersafari. World Wildlife Fund juga memutuskan mendepak Raja Juan Carlos sebagai pelindung organisasi.

Citra keluarga kerajaan juga telah sangat ternoda dengan investigasi kriminal yang sedang berlangsung terhadap menantu Raja, Iñaki Urdangarin, yang dituduh menggelapkan dana publik melalui sebuah organisasi nirlaba. Rumor skandal korupsi juga menerpa Putri Cristina, putri bungsunya, yang bersama suaminya diduga menangani bisnis ilegal dan sedang diselidiki untuk penipuan pajak.

TELEGRAPH | INDAH P.

Iklan




Rekomendasi Artikel

Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

 

Video Pilihan


Pengadilan Spanyol Minta 2 Tokoh Kemerdekaan Catalonia Ditahan

17 Oktober 2017

Jordi Cuixart (L), pemimpin Omnium Cultural, dan Jordi Sanchez dari Majelis Nasional Catalan, tiba di Pengadilan Tinggi di Madrid, 16 Oktober 2017. REUTERS
Pengadilan Spanyol Minta 2 Tokoh Kemerdekaan Catalonia Ditahan

Pengadilan Spanyol memerintahkan 2 tokoh organisasi terbesar pendukung kemerdekaan Catalonia ditahan tanpa jaminan.


Spanyol Ultimatum Catalonia Batalkan Kemerdekaan Dalam 8 Hari

12 Oktober 2017

Ribuan masa pendukung kemerdekaan memadati jalanan saat melakukan aksi di pusat kota Barcelona, 2 Oktober 2017.  Perjuangan Catalonia untuk memerdekakan diri telah berlangsung sejak 1714, saat Raja Spanyol Philip V mengambil alih Barcelona. AP
Spanyol Ultimatum Catalonia Batalkan Kemerdekaan Dalam 8 Hari

Perdana Menteri Spanyol, Mariano Rajoy mengultimatum pemerintah Catalonia membatalkan kemerdekaannya dalam tempo 8 hari.


Catalonia Batal Merdeka, Pilih Berdialog dengan Spanyol

11 Oktober 2017

Ribuan orang berkumpul saat melakukan aksi demonstrasi yang mendukung dialog di sebuah lapangan di Barcelona, Spanyol, 7 Oktober 2017. Puluhan ribu orang berkumpul di Madrid dan Barcelona pada hari Sabtu saat Catalonia bersiap untuk menyatakan kemerdekaan
Catalonia Batal Merdeka, Pilih Berdialog dengan Spanyol

Catalonia batal merdeka dari Spanyol, Carles Puigdemont memilih berdialog dengan Madrid.


Begini Mahkamah Agung Hadang Catalonia Merdeka dari Spanyol

6 Oktober 2017

Petugas pemadam bereaksi saat mereka menggantungkan spanduk besar yang mendukung referendum kemerdekaan di Museum Sejarah Catalonia di Barcelona, Spanyol, 28 September 2017. Petugas pemadam menjadi salah satu pendukung referendum Catalunya. REUTERS/Jon Na
Begini Mahkamah Agung Hadang Catalonia Merdeka dari Spanyol

Mahkamah Konstitusi Spanyol memerintahkan penangguhan rapat parlemen Catalonia untuk menghadang kemerdekaan sepihak.


Raja Spanyol Tuding Pemimpin Catalonia Hama Demokrasi

4 Oktober 2017

Raja Spanyol Felipe dan Ratu Letizia, bersama dengan dua anak perempuannya Putri Leonor dan Putri Sofia saat menuju lokasi sesi foto di di kebun Istana Marivent di Palma de Mallorca, Spanyol, 4 Agustus 2016. REUTERS/Enrique Calvo
Raja Spanyol Tuding Pemimpin Catalonia Hama Demokrasi

Raja Spanyol tuding pemimpin Catalonia sebagai hama yang menggerogoti prinsip demokrasi.


Ditolak Spanyol, Catalonia Tetap Deklarasikan Kemerdekaan

3 Oktober 2017

Ribuan masa pendukung kemerdekaan memadati jalanan saat melakukan aksi di pusat kota Barcelona, 2 Oktober 2017.  Perjuangan Catalonia untuk memerdekakan diri telah berlangsung sejak 1714, saat Raja Spanyol Philip V mengambil alih Barcelona. AP
Ditolak Spanyol, Catalonia Tetap Deklarasikan Kemerdekaan

Pemimpin Catalonia, Carles?Puigdemont?menegaskan dirinya akan mendeklarasikan Catalonia secara sepihak jika Spanyol menolak hasil referendum.


Perkenalkan, Carles Puigdemont Tokoh Kunci Kemerdekaan Catalonia

2 Oktober 2017

Presiden Catalunya Carles Puigdemont berbicara kepada kerumunan orang yang menghadiri sebuah demonstrasi penutupan yang mendukung referendum kemerdekaan  di Barcelona, Spanyol, 29 September 2017. REUTERS/Yves Herman
Perkenalkan, Carles Puigdemont Tokoh Kunci Kemerdekaan Catalonia

Carles Puigdemont merupakan tokoh kunci kemerdekaan Catalonia dari Spantyol.


3 Alasan Utama Catalonia Merdeka dari Spanyol

2 Oktober 2017

Puluhan anggota Castellers of Barcelona membentuk menara manusia yang dikenal dengan sebutan
3 Alasan Utama Catalonia Merdeka dari Spanyol

Catalonia?adalah salah satu daerah terkaya di Spanyol, menyumbang 18,8 persen GDP Spanyol, dibandingkan dengan 17,6 persen dari Madrid.


Catalonia, Bergabung dengan Spanyol, Ditekan Militer, dan Merdeka

2 Oktober 2017

Seorang pria memainkan musik saat proses penghitungan suara referendum kemerdekaan Catalonia di Barcelona, 1 Oktober 2017. AP
Catalonia, Bergabung dengan Spanyol, Ditekan Militer, dan Merdeka

Di bawah pemerintahan militer Spanyol, Franciscus Franco, budaya dan identitas Catalonia ditekan dan simbol-simbonya dilarang di publik.


Catalonia, Bergabung dengan Spanyol, Ditekan Militer, dan Merdeka

2 Oktober 2017

Seorang pria memainkan musik saat proses penghitungan suara referendum kemerdekaan Catalonia di Barcelona, 1 Oktober 2017. AP
Catalonia, Bergabung dengan Spanyol, Ditekan Militer, dan Merdeka

Di bawah pemerintahan militer Spanyol, Franciscus Franco, budaya dan identitas Catalonia ditekan dan simbol-simbonya dilarang di publik.