PBB Desak Lebanon Menggelar Pemilihan Presiden

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Presiden Libanon Michel Suleiman (ka) bersama Presiden Iran Mahmoud Ahmadinejad. REUTERS/ Mohamed Azakir

    Presiden Libanon Michel Suleiman (ka) bersama Presiden Iran Mahmoud Ahmadinejad. REUTERS/ Mohamed Azakir

    TEMPO.CO, New York - Dewan Keamanan PBB, Kamis, 29 Mei 2014, mendesak Lebanon segera menggelar pemilihan presiden. Dalam sebuah keputusan sidang yang disepakati 15 anggota Dewan Keamanan, lembaga ini meminta Lebanon melaksanakan pesta demokrasi hingga terpilihnya presiden baru sesegera mungkin tanpa jeda waktu.

    Parlemen Lebanon selama lebih dari dua bulan mengadakan sidang lima kali untuk memilih pengganti Presiden Michel Sleiman. Namun upaya tersebut selalu gagal mencapai kuorum. Adapun masa jabatan Sleiman telah habis pada 25 Mei 2014.

    Kendati demikian, Dewan mengatakan lembaganya tetap memberikan dukungan terhadap pemerintahan sementara Lebanon hingga terpilihnya presiden pengganti Sleiman.

    "PBB menegaskan bahwa lembaganya meminta dunia internasional memberikan dukungan berkelanjutan kepada Lebanon untuk memajukan ekonomi, keamanan, dan masalah kemanusiaan." Dewan dalam sidangnya juga menekankan kepada semua kelompok di Lebanon agar menahan diri terlibat dalam konflik Suriah.

    AL ARABIYA | CHOIRUL

    Berita Terpopuler: 
    Didit Hediprasetyo, Putra Prabowo yang Mendunia
    Kivlan Zein Ancam Adukan Komnas HAM ke Ombudsman
    Scout Willis Topless di Jalanan New York
    Cadbury Berbabi, Muslim Indonesia Diminta Waspada


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Wajah Anggota Kabinet Indonesia Maju yang Disusun Jokowi - Ma'ruf

    Presiden Joko Widodo mengumumkan para pembantunya. Jokowi menyebut kabinet yang dibentuknya dengan nama Kabinet Indonesia Maju.