Yingluck Tetap Bebas Bepergian di Thailand  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Perdana Mentri Thailand Yingluck Shinawatra selama kunjungannya ke Australian War Memorial di Canberra (28/5). Pengadilan Tinggi Thailand telah memutuskan bahwa Perdana Menteri Yingluck Shinawatra harus mundur atas tuduhan penyalahgunaan kekuasaan.  REUTERS/LuKas Coch/Pool

    Perdana Mentri Thailand Yingluck Shinawatra selama kunjungannya ke Australian War Memorial di Canberra (28/5). Pengadilan Tinggi Thailand telah memutuskan bahwa Perdana Menteri Yingluck Shinawatra harus mundur atas tuduhan penyalahgunaan kekuasaan. REUTERS/LuKas Coch/Pool

    TEMPO.COBangkok – Sempat disebut telah menjadi tahanan rumah pasca-pembebasan dari pangkalan militer Thailand, mantan Perdana Menteri Yingluck Shinawatra tetap bebas bepergian ke mana pun ia mau.

    Seperti dilaporkan Bangkok Post, Rabu, 28 Mei 2014, seorang sumber dari Dewan Ketenteraman dan Ketertiban Nasional menyatakan Yingluck tidak sedang menjadi tahanan rumah. Ia, ujar sang sumber, diizinkan melakukan perjalanan ke mana pun asal tetap berada di Thailand.

    “Ia bisa pergi ke mana pun, kecuali ke luar negeri. Namun ia memilih tinggal di Bangkok karena anaknya sekolah di sini,” kata sumber itu. “Dan, jika ingin pergi, ia tetap harus memberi tahu Dewan,” tuturnya.

    Sejak dibebaskan dari pangkalan Divisi Satu King’s Guard, Yingluck memang belum terlihat di depan umum,sehingga menimbulkan spekulasi bahwa adik mantan Perdana Menteri Thaksin Shinawatra ini menjadi tahanan rumah. (Baca: Tiga Hari Ditahan, Yingluck Dibebaskan)

    Meski hanya satu hari ditahan dan kemudian dibebaskan, Yingluck dan ratusan politikus lain tetap dalam pengawasan. Sejumlah tentara tampak berjaga di rumahnya di Soi Yothin Pattana 3, Distrik Bung Kum, Bangkok. (Baca: Militer Tahan Suthep dan 24 Politikus Thailand)

    ANINGTIAS JATMIKA | BANGKOK POST

    Terpopuler

    Perempuan Pakistan Dirajam hingga Tewas 
    Pabrik Cadbury Malaysia Investigasi Isu Babi 
    Militer Ukraina Menguasai Bandara Donetsk  


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Manfaat dan Dampak Pemangkasan Eselon yang Dicetuskan Jokowi

    Jokowi ingin empat level eselon dijadikan dua level saja. Level yang hilang diganti menjadi jabatan fungsional.