Pemimpin Kudeta Dapat Restu Raja Thailand

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Jenderal Prayuth Chan-ocha.  REUTERS/Athit Perawongmetha

    Jenderal Prayuth Chan-ocha. REUTERS/Athit Perawongmetha

    TEMPO.COBangkok – Pemimpin kudeta Thailand, Jenderal Prayuth Chan-ocha menyatakan bahwa Kerajaan Thailand telah mendukungnya secara resmi. Dengan mengenakan seragam militer berwarna putih, ia berbicara dalam konferensi pers pertamanya sejak kudeta Kamis kemarin. (Baca: Pemimpin Kudeta Surati Kerajaan Thailand)

    Dikutip dari Associated Press, dalam pernyataannya pada Senin, 26 Mei 2014 ini, Prayuth menegaskan bahwa Kerajaan Thailand telah mendukungnya untuk menjalankan pemerintahan. Konstitusi sementara pun akan segera dibuat.

    “Yang paling penting sekarang adalah menjaga perdamaian dan ketertiban negara ini,” kata Prayuth. “Saat konflik meningkat dan ada ancaman kekerasan maka kami harus bertindak,” tambahnya lagi.

    Sehari setelah menyatakan darurat militer, Prayuth mengumumkan akan mengambil alih pemerintahan Thailand dengan melakukan kudeta militer pada Kamis, 22 Mei 2014 kemarin. Sejumlah stasiun televisi dihentikan siarannya dan ratusan politikus yang dianggap memicu konflik juga ditahan. (Baca: Linimasa Krisis Thailand Menuju Kudeta Militer)

    ANINGTIAS JATMIKA | AP

    Berita Lainnya

    Jadi Bintang Porno, Remaja 19 Tahun Bunuh Diri 
    Protes Rambut Kemaluan di Makanan, KFC Pecat Staf 
    Putin dan Pangeran Charles Terlibat 'Perang' Kata  


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Eliud Kipchoge Tak Pecahkan Rekor Dunia Marathon di Ineos 1:59

    Walau Eliud Kipchoge menjadi manusia pertama yang menempuh marathon kurang dari dua jam pada 12 Oktober 2019, ia tak pecahkan rekor dunia. Alasannya?