Obama Beri Kejutan pada Tentara di Afganistan

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Sejumlah tentara NATO berpose bersama dalam perayaan Natal di markas militer Bagram, di Kabul, Afganistan, Rabu (25/12). REUTERS/Mohammad Ismail

    Sejumlah tentara NATO berpose bersama dalam perayaan Natal di markas militer Bagram, di Kabul, Afganistan, Rabu (25/12). REUTERS/Mohammad Ismail

    TEMPO.COBagram – Presiden Amerika Serikat Barrack Obama berhasil membuat para tentara AS kegirangan kala Obama melakukan kunjungan dadakan ke markas militer di kota Bagram, Afganistan, Ahad, 25 Mei 2014.

    Dikutip dari Reuters hari ini, dalam kunjungan ketiga Obama ke Afganistan, ini Obama mengatakan bahwa pada akhir tahun ini, “perang Amerika di Afganistan akan tiba pada akhir yang bertanggung jawab.”

    Memang, sudah sejak lama Obama mengutarakan keinginannya untuk menarik sejumlah tentara AS dari Afganistan yang akan segera melangsungkan pemilihan umumnya. Secara perlahan, tentara AS sudah mulai ditarik dari Afganistan. (Baca: AS Tarik Militer dari Afganistan pada Akhir 2014)

    Saat ini hanya ada sekitar 33 ribu tentara di sana, jauh lebih sedikit dari jumlah tentara pada 2011 yang mencapai 100 ribu personel. Saat itu, konflik dengan Al-Qaeda mencapai puncaknya.

    Meski akan menarik sejumlah tentaranya, Obama berharap bisa tetap menempatkan setidaknya 500 tentara di sana untuk memberikan bantuan kecil kepada Afganistan dalam hal pelatihan militer dan operasi kontra-terorisme.

    Namun, hal ini ditolak oleh Presiden Afganistan Hamid Karzai. Menurutnya, kehadiran AS di Afganistan bisa memperburuk stabilitas di negeri tersebut. Hal inilah yang diduga membuat Obama enggan melakukan lawatan ke Kabul dan menemui pejabat Afganistan di sela-sela kunjungannya itu. (Baca: Karzai: Afganistan tak Butuh Tentara Amerika)

    ANINGTIAS JATMIKA | REUTERS

    Terpopuler

    Jadi Bintang Porno, Remaja 19 Tahun Bunuh Diri 
    Protes Rambut Kemaluan di Makanan, KFC Pecat Staf 
    Putin dan Pangeran Charles Terlibat 'Perang' Kata  


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Tingkat Kepuasan Kinerja dan Catatan Baik Buruk 5 Tahun Jokowi

    Joko Widodo dilantik menjadi Presiden RI periode 2019 - 2024. Ada catatan penting yang perlu disimak ketika 5 tahun Jokowi memerintah bersama JK.