Indonesia Serukan Pemulihan Situasi Thailand  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Menteri Luar Negari Marty Natalegawa. Tempo/Tony Hartawan

    Menteri Luar Negari Marty Natalegawa. Tempo/Tony Hartawan

    TEMPO.CO, Jakarta - Pemerintah Indonesia meminta Thailand untuk segera memulihkan situasi politik di negaranya. Indonesia mengikuti perkembangan saat ini, yakni pengambilalihan pemerintahan oleh Angkatan Bersenjata Thailand pada hari ini dengan penuh keprihatinan. (Baca: Militer Thailand Kuasai Pemerintahan)

    “Tanpa bermaksud mencampuri perkembangan dalam negeri negara Thailand, sebagai bagian masyarakat ASEAN, khususnya masyarakat politik keamanan ASEAN, serta sesuai Piagam ASEAN yang menjunjung tinggi prinsip-prinsip demokrasi dan pemerintahan yang konstitusional, maka perkembangan di Thailand tersebut patut menjadi kepedulian Indonesia bersama ASEAN,” demikian pernyataan Menteri Luar Negeri RI Marty M. Natalegawa dalam siaran pers yang dikeluarkan pada Kamis malam, 22 Mei 2014. (Baca: Linimasa Krisis Thailand Menuju Kudeta Militer)

    “Dalam kaitan ini, Indonesia menyerukan kepada Angkatan Bersenjata Thailand dan berbagai elemen sipil terkait agar bekerja sama dalam suasana rekonsiliatif untuk segera memulihkan situasi politik di Thailand,” kata Marty.

    Indonesia juga akan berkomunikasi dengan Myanmar, selaku Ketua ASEAN, untuk menggalang kontribusi ASEAN dalam menciptakan kondisi yang kondusif bagi pemulihan situasi politik di Thailand. (Baca: Sebelum Kudeta, Militer Ajukan Proposal ke Thaksin)

    NATALIA SANTI

     Terpopuler

    Dilaporkan ke Polisi, Ahok Tantang Balik Udar
    Malaysia Hentikan Pembangunan Mercusuar di Tanjung Datu
    Razia Parkir Liar, 'Keponakan' Jenderal Lolos
    Jupe Pengin Jadi Istri Prabowo  


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Calon Menteri yang Disodorkan Partai dan Ormas, Ada Nama Prabowo

    Presiden Joko Widodo menyatakan bahwa sebanyak 45 persen jejeran kursi calon menteri bakal diisi kader partai.