Polisi Cina Tangkap 200 Penyebar Video Teroris  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Seorang pria suku Uighur melintas di depan tentara Cina yang berjaga-jaga di Urumqi (15/7). Polisi Cina telah menembak mati dua warga dalam kerusuhan baru, Senin kemarin. Foto: REUTERS/David Gray

    Seorang pria suku Uighur melintas di depan tentara Cina yang berjaga-jaga di Urumqi (15/7). Polisi Cina telah menembak mati dua warga dalam kerusuhan baru, Senin kemarin. Foto: REUTERS/David Gray

    TEMPO.CO, Xinjiang – Polisi di wilayah Xinjiang, Cina, rumah bagi mayoritas muslim Uighur, telah menangkap lebih dari 200 orang atas tuduhan "penyebaran video kekerasan atau teroris" dalam enam minggu terakhir.

    Dilaporkan Channel News Asia, Senin, 12 Mei 2014, polisi telah menangkap setidaknya 232 orang yang diduga kuat telah mengedarkan video yang mempromosikan terorisme melalui Internet.

    Memang, sejak Maret lalu, Pemerintah Daerah Xinjiang telah resmi mengeluarkan larangan untuk mengunduh, menyimpan, atau menyebarkan video terkait dengan terorisme. Larangan ini termasuk larangan bahan berbau kekerasan advokasi dan terorisme, ekstremisme agama, serta pemisahan kelompok etnis.

    Larangan ini dikeluarkan di tengah meningkatnya serangkaian insiden kekerasan, baik di dalam maupun di luar Xinjiang. Pemerintah telah menyalahkan separatis daerah muslim Uighur sebagai dalang serangan-serangan tersebut.

    Pada bulan April, dengan menggunakan pisau dan alat peledak, penyerang menargetkan sebuah stasiun kereta Urumqi di ibu kota Xinjiang. Serangan ini mengakibatkan tiga orang meninggal, termasuk dua penyerang, dan 79 orang lainnya mengalami luka-luka.

    Dan, pada bulan Maret, 29 orang tewas dan 143 lainnya terluka dalam serangan pisau mengerikan di sebuah stasiun kereta di barat daya Kota Kunming.

    ANINGTIAS JATMIKA | CHANNEL NEWS ASIA

    Terpopuler

    Ikuti Crimea, Dua Wilayah Ukraina Gelar Referendum 
    Indonesia-Myanmar Sepakat Bebas Visa Paspor Biasa 
    Prancis Gelar Diskusi Internasional Boko Haram  



     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Tingkat Kepuasan Kinerja dan Catatan Baik Buruk 5 Tahun Jokowi

    Joko Widodo dilantik menjadi Presiden RI periode 2019 - 2024. Ada catatan penting yang perlu disimak ketika 5 tahun Jokowi memerintah bersama JK.