Di India, Kencing Sembarangan Dihukum Guyuran Air  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Peserta lomba lari yang berdandan seperti mayat hidup keluar dari toilet umum saat akan mengikuti Taipei Zombie Run di Taman Dajia, Taipei, Taiwan (2/11). (AP Photo/Wally Santana)

    Peserta lomba lari yang berdandan seperti mayat hidup keluar dari toilet umum saat akan mengikuti Taipei Zombie Run di Taman Dajia, Taipei, Taiwan (2/11). (AP Photo/Wally Santana)

    TEMPO.CO, Mumbai - Jangan coba-coba kencing di sembarang tempat di Mumbai, India. Para hakim jalanan akan secepat kilat mengarahkan mobil patroli mereka dan menyemprotkan air ke arah siapa saja yang ketahuan kencing sembarangan.

    Mobil patroli yang tampak seperti mobil pemadam kebakaran itu mengelilingi Kota Mumbai setiap hari. Mobil itu berwarna kuning cerah dengan logo besar bergambar orang yang sedang kencing diberi tanda silang merah lengkap dengan tulisan: "You Stop, We Stop".

    Para hakim jalanan bekerja dengan menggunakan masker penutup wajah. Banyak yang menduga mereka kelompok aktivis lingkungan yang menamai dirinya The Clean Indian.

    Tujuan mereka menjadi hakim jalanan yakni menghukum orang-orang yang tidak punya malu dengan kencing di ruang-ruang publik seperti di jalanan dan taman kota. Mereka mengklaim kencing di sembarang tempat merupakan masalah besar di India.

    Kontoversi pun terjadi sebagai respons atas kehadiran hakim jalanan ini. "Ini bukan solusi. Yang jadi masalah adalah tidak tersediannya toilet umum  yang membuat masyarakat melakukan hal itu," ujar seorang warga Mumbai seperti dikutip Daily Mail, Jumat, 9 Mei 2014.

    Adapun pendukung The Clean Indian menyambut ide menghukum orang-orang yang kencing di ruang publik. "Ini cara yang baik untuk mengajari mereka menggunakan toilet umum," ujar seorang perempuan. 

    DAILY MAIL | MARIA RITA HASUGIAN   

    Terpopuler:
    Bupati Bogor Bawa Pulang Rp 106 Juta Setiap Bulan
    Jabat Tangan Jadi Ukuran Kecerdasan
    Ini Dia Klub Baru Ryan Giggs  



     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Eliud Kipchoge Tak Pecahkan Rekor Dunia Marathon di Ineos 1:59

    Walau Eliud Kipchoge menjadi manusia pertama yang menempuh marathon kurang dari dua jam pada 12 Oktober 2019, ia tak pecahkan rekor dunia. Alasannya?