Ikut Kontes Nyanyi, Ratu Waria Dikecam Rusia  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Penyanyi Conchita Wurst berlatih untuk semifinal kedua Eurovision Song Contest di B&W Halls, Copenhagen, Denmark (7/5). Conchita Wurst adalah penyanyi transgender dan juga ratu waria asal Austria. (AP/Frank Augstein)

    Penyanyi Conchita Wurst berlatih untuk semifinal kedua Eurovision Song Contest di B&W Halls, Copenhagen, Denmark (7/5). Conchita Wurst adalah penyanyi transgender dan juga ratu waria asal Austria. (AP/Frank Augstein)

    TEMPO.COKopenhagen – Ada yang tak biasa dalam kontes menyanyi Eurovision Song Contest di Kopenhagen, Denmark. Seorang waria, yang menjadi Ratu Waria Austria, berhasil masuk ke semifinal kedua yang akan digelar di B&W Halls, Kopenhagen, pada Kamis malam waktu setempat.

    Dilaporkan Associated Press, Kamis, 8 Mei 2014, munculnya Conchita Wurst yang memiliki nama asli Thomas Neuwirth mendapat sejumlah kecaman, terutama dari Rusia. (Foto: Conchita Wurst, Ratu Waria Austria Ikut Kontes Menyanyi Denmark)

    Di tengah meningkatnya ketegangan atas krisis di Ukraina, beberapa negara Eropa Timur telah mengecam Wurst sebagai contoh kemunduran Barat. Aktivis di Belarus telah mendesak jaringan televisi yang menyiarkan kontes yang juga diikuti Ukraina dan Rusia ini.

    Bahkan, seorang anggota legislatif Rusia, Vitaly Milonov, menyebut Wurst dengan terang-terangan mempropagandakan homoseksualitas dan pembusukan spiritual. Memang, hukum Rusia telah melarang apa yang disebut propaganda gay.

    Menanggapi hal ini, Wurst hanya menanggapi santai. “Hei, aku hanya penyanyi dengan gaun yang luar biasa, rambut yang indah, dan jenggot,” katanya kepada AP. Ia juga mengatakan 80 persen permintaan tanda tangan justru berasal dari warga Rusia dan Eropa Timur.

    ANINGTIAS JATMIKA | AP


    Terpopuler

    Hukum Syariah Aceh Disorot Media Internasional
    Perdana Menteri Thailand Yingluck Dilengserkan
    Paspor Mana yang Paling Banyak Diterima di Dunia?



     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Calon Menteri yang Disodorkan Partai dan Ormas, Ada Nama Prabowo

    Presiden Joko Widodo menyatakan bahwa sebanyak 45 persen jejeran kursi calon menteri bakal diisi kader partai.