Gempa Guncang Thailand dan Myanmar

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • TEMPO/Prima Mulia

    TEMPO/Prima Mulia

    TEMPO.CO, Bangkok - Gempa berkekuatan 6 skala Richter mengguncang wilayah utara Thailand, Senin, 5 Mei 2014 sekitar pukul 6 sore waktu setempat. Gempa berpusat di sekitar 9 kilometer arah selatan Mae Lao, Thailand, dan 27 kilometer arah barat daya Chiang Rai dengan kedalaman 7,4 kilometer.

    Menurut The Bangkok Post, gempa menimbulkan kerusakan pada bangunan dan jalan raya yang retak bahkan terbelah. Sebuah patung Buddha berukuran besar rusak di distrik Phan, Chiang Rai, akibat kuatnya guncangan gempa. Benda-benda yang dipajang di toko-toko berjatuhan. Gempa juga menjatuhkan plafon di bandara Chiang Rai yang membuat penumpang yang akan terbang kaget.

    Warga yang tinggal di wilayah utara Thailand merasakan getaran gempa yang kuat. Namun belum diketahui apakah ada korban jiwa akibat gempa yang jarang terjadi di Thailand.

    "Kami mendengar di distrik Mae Rin (Chiang Mai) listrik padam, dan rumah sakit tidak dialiri listrik," kata seorang perempuan kepada Bangkok Post melalui telepon.

    Gempa juga mengguncang Yangon, ibu kota Myanmar. Orang-orang berlarian keluar dari kantor akibat guncangan gempa yang kuat.

    Gempa terakhir kali mengguncang Thailand dengan kekuatan 5,1 skala Richter pada 13 Desember 2006 di Provinsi Chiang Mai.

    BANGKOK POST | ABC | NEW STRAITS TIMES | MARIA RITA HASUGIAN

    Terpopuler:
    Pedofil, Pria Inggris Ini Bebas Berkeliaran 
    Kasus MH370, Tiongkok-Malaysia Semakin Erat
    Brunei Terapkan Syariat, Selebritas Dunia Protes


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Tips Menghadapi Bisa Ular dengan Menggunakan SABU

    Untuk mengatasi bisa ular, dokter Tri Maharani memaparkan bahwa bisa ular adalah protein yang hanya bisa ditawar dengan SABU polivalen.